Awal Ramadhan Pengeboman, Pembunuhan dan Pertumparan Darah Masih Terjadi di Gaza

JAKARTA – SEKJEN PBB pada hari Senin, 11 Maret 2024 mengulangi seruannya untuk gencatan senjata di Gaza, dan mendesak tindakan untuk menghindari kematian lebih lanjut yang “dapat dicegah”.

“Meskipun Ramadhan telah dimulai, pembunuhan, pengeboman dan pertumpahan darah terus terjadi di Gaza,” kata Antonio Guterres pada pertemuan pers dikutip, Selasa (12/3/2024).

“Seruan saya yang paling kuat saat ini adalah untuk menghormati semangat Ramadhan dengan membungkam senjata dan menghilangkan semua hambatan untuk memastikan pengiriman bantuan yang menyelamatkan nyawa dengan kecepatan dan skala besar yang diperlukan,” kata Guterres.

Dia juga menyerukan pembebasan segera semua sandera yang disandera oleh Hamas.

“Kita harus bertindak untuk menghindari lebih banyak kematian yang bisa dicegah,” katanya.

“Kita telah menyaksikan pembunuhan dan penghancuran warga sipil dari bulan ke bulan pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya selama saya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal,” tambahnya.

Mengenai bantuan yang menyelamatkan nyawa, Guterres mengatakan bantuan tersebut datang dalam jumlah kecil jika memang ada.

“hukum humaniter internasional sudah compang-camping.”tegas Guterres.

Dia lebih lanjut memperingatkan konsekuensi mengerikan dari potensi serangan Israel di Rafah, dan memperingatkan bahwa tindakan seperti itu dapat semakin memperburuk penderitaan masyarakat di Gaza.

“Selama berbulan-bulan, para pemimpin telah menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera dan pembebasan segera semua sandera. Namun seruan yang paling mendesak datang dari keluarga korban perang ini,” katanya.

Guterres meminta semua pihak untuk mendengar dan memperhatikan” suara keluarga korban dan menekankan bahwa warga sipil yang putus asa memerlukan tindakan-tindakan segera.

Tinggalkan komentar