JAKARTA – Pekan lalu, genap dua periode Alexander Marwata menjadi pimpinan KPK. Dia menjabat wakil ketua lembaga tersebut sejak 21 Desember 2015.
Sebelumnya, dia adalah hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Jakarta setelah lebih dulu berkarier di BPKP (1987–2011).
”Kalau ditanya kerjaan apa yang paling enak selama karier saya, akan saya jawab saat menjadi hakim,” ucapnya dalam acara Ngariung 8 Tahun Bersama Alex di gedung KPK (20/12).
Menurutnya, menjadi hakim bisa berbeda pendapat dan itu sah-sah saja.
”Ada mungkin 15 dissenting opinion yang saya buat,” ucapnya.
Rencananya, Alex akan menulis buku mengenai karier selama berprofesi sebagai ”wakil Tuhan” itu.

