Usai Laporkan Zulhas, Forum Umat Islam Bersatu Desak Kapolri Menindak Lanjut

JAKARTA – Usai melaporkan Menteri Perdagangan (Mendag) yang juga Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) ke Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama, Forum Umat Islam Bersatu menggelar unjuk rasa di depan Mabes Polri untuk mendesak Kapolri agar segera menindak lanjuti laporan mereka.

Zulkifli Hasan dilaporkan akibat pernyataannya yang dianggap melecehkan dan menjadikan ibadah salat sebagai bahan guyonan. Sebelum melaporkan Zulhas,

Ketua Forum Umat Islam Bersatu, Rahmat Himran menyebut bahwa dirinya telah membawa barang bukti berupa video Zulhas yang viral di sosial media. Menurutnya perbuatan Zulhas adalah perbuatan dan penghinaan yang keji. Apalagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan bahwa pernyataan Ketua Umum PAN tersebut merupakan bentuk penistaan agama.

“Akan melaporkan secara resmi Zulkifli Hasan di Bareskrim Mabes Polri,” kata Rahmat di depan Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2023).

Sebelumnya, Zulhas sempat melontarkan gurauan perubahan perilaku masyarakat karena dukungan politik di Pilpres 2024. Di beberapa daerah, Zulhas berkelakar ada sebagian masyarakat yang sampai enggan menyebutkan kata atau diksi yang menjadi identitas salah satu pasangan calon.

“Saudara-saudara tapi di sini kan aman. Saya keliling daerah, di sini aman Jakarta tidak ada masalah yang jauh-jauh ada loh. Jadi kalau salat magrib baca Al-fatihah Walad Dholin ada yang diem sekarang, ada yang diem sekarang, ada pak sekarang diem banyak. Saking cintanya sama Pak Prabowo. Itu kalau tahiyat akhir itu kan gini (gestur 1 telunjuk) sekarang banyak gini (gestur dua telunjuk),” kata Zulhas beberapa waktu lalu.

Tinggalkan komentar