Deklarasi Gibran Sebagai Cawapres Prabowo Subianto Beri Sentimen Negatif Kepada Pasar Modal

JAKARTA – Deklarasi atau pengumuman Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto ternyata beri sentimen negatif kepada Pasar Modal.

Terbukti, pada Penutupan perdagangan di awal pekan, Senin (23/10/2023), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam hingga nyaris sentuh dua persen.

Sore ini, IHSG terpangkas 107,20 poin atau 1,57% ke level 6.741,96.

Sebagaimana diketahui, sepanjang pekan lalu investor masih menunggu proses pendaftaran calon Presiden (capres) dan calon Wakil Presiden (cawapres) yang akan berkontestasi di 2024 mendatang.

Baru pada Minggu (22/10/2023) malam, Prabowo Subianto yang merupakan salah satu capres mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres pada Pilpres 2024.

Adapun pagi tadi, indeks dibuka di zona merah yakni pada level 6.849. Sepanjang perdagangan hingga sesi pertama, level 6.853 menjadi angka tertinggi indeks per sesi pertama.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) naik 34,00% di Rp67, PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) naik 26,87% di Rp85 dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) menguat 25,00% di Rp280.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) turun 34,38% di Rp84, PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) turun 18,04% di Rp159 dan PT Multitrend Indo Tbk (BABY) melemah 17,97% di Rp210.

Sedangkan tiga saham yang teraktif diperdagangkan antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Tinggalkan komentar