Kebakaran Lahan di Jalan Tol Kilometer 00 Bakauheni Berhasil Dipadamkan

BANDAR LAMPUNG – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan berhasil memadamkan kebakaran lahan di Jalan Tol kilometer 00 Bakauheni, pada Kamis.

Kepala Bidang Damkar pada Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, di Kalianda, Kamis, membenarkan bahwa pihaknya bersama sejumlah personel kepolisian dan masyarakat setempat berhasil memadamkan kebakaran lahan di tol Bakauheni.

“Iya benar siang tadi telah terjadi kebakaran lahan di km 00 tol Bakauheni, kurang lebih pukul 10.35 WIB,” kata Rully pada, Kamis (19/10/2023).

Pihaknya sempat kesulitan mengatasi kebakaran lahan tersebut karena kondisi di lokasi kejadian terdapat angin kencang serta rumput yang sudah kering, mengakibatkan lahan mudah terbakar.

“Tim Damkar yang mendapat laporan pukul 10.40 WIB langsung meluncur ke lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam,” katanya.

Ia menjelaskan sekitar pukul 14.50 WIB api berhasil dipadamkan dan petugas Damkar terus memantau dan melakukan pendinginan di area lokasi kejadian.

“Api dapat dipadamkan pukul 14.50 WIB. Untuk korban nihil dan kerugian belum dapat dipastikan,” ucapnya.

Dari informasi yang diterima CIN, Kebakaran di desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, menyebabkan asap tebal sempat menutupi jarak pandang pengguna jalan.

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, AKP Ridho Rafika mengatakan pihaknya mengetahui ada kebakaran berdasarkan laporan pengendara yang melintas.

“Awalnya seorang saksi atas nama Suhar warga Desa Kenyayan yang kebetulan melintas di tol melihat kebakaran lahan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke KSKP Bakauheni,” kata dia.

Pihaknya mengerahkan anggota untuk melakukan pemadaman bersama anggota Pemadam Kebakaran ASDP Bakauheni.

“Personel KSKP Bakauheni dan 1 unit mobil Damkar tiba di lokasi, kemudian bersama-sama melakukan pemadaman api dengan menggunakan mobil damkar milik ASDP,” kata dia.

Ridho mengatakan, lahan yang terbakar merupakan rumput ilalang kering. Saat pihaknya tiba di lokasi, api sudah melahap lahan kurang lebih seluas 500 meter persegi. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut.

“Sekira pukul 11.00 WIB. api dapat dipadamkan. Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut,” kata dia.

Sebelumnya, asap tebal menutupi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung Selatan, sehingga mengganggu jarak pandang pengendara.

Manager Operasi Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Andri Pandiko, menjelaskan terdapat lima kebakaran dalam dua bulan terakhir. Salah satunya di area tol KM 93, Kecamatan Natar, beberapa hari lalu.

Sementara, berdasarkan data dari Dinas Damkarmat Lampung Selatan terdapat 125 kasus kebakaran lahan, sekitar 10 persen terjadi di area tol.

“Kalau api tidak mampu dijinakkan, terpaksa meminta bantuan dari dinas Damkarmat Lampung Selatan,” kata Andri, Rabu (18/10/2023).

Hingga saat ini Kabupaten Lampung Selatan masih sering terjadi kebakaran lahan, penyebab utamanya adalah kelalaian dari manusia yang sering membuang pentung rokok dan membakar lahan.

Tinggalkan komentar