PDIP Akan Berkomunikasi Intens Dengan Bamsoet Tentang Usulan Presiden Dipilih MPR RI

Jakarta — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkomunikasi intens dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) tentang usulan pemilihan presiden dikembalikan lagi dipilih oleh MPR.

Bamsoet adalah pihak yang ikut mewacanakan perubahan ketentuan itu lewat amandemen UUD 1945.

“Kami ini akan intens berkomunikasi dengan Pak Bamsoet sehingga kami akan melakukan dialog-dialog,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (17/8).

Hasto menduga alasan Bamsoet mendorong pemilihan presiden dikembalikan ke MPR adalah mempertimbangkan dampak perpecah-belahan dari pemilu langsung.

Namun, kata dia, PDIP tetap mengutamakan kedaulatan rakyat. Hasto menyebut rakyat berhak menyampaikan aspirasinya salah satunya dengan dilibatkan langsung dalam Pemilu.

Dia pun mengingatkan agar gagasan pemilihan Presiden oleh MPR dipikirkan secara matang.

“Sebagai sebuah gagasan, itu juga merupakan suatu proses. Barangkali beliau mencermati dampak-dampak dari pemilu secara langsung yang membelah bangsa,” ujarnya.

“Tapi bagi PDIP hal-hal yang berkaitan dengan kedaulatan rakyat di dalam menyampaikan aspirasinya melalui pemilu harus betul-betul dipertimbangkan secara jernih dengan mendengarkan aspirasi rakyat dan juga melalui kajian kajian akademis,” imbuhnya.

Tinggalkan komentar