KPU Menegaskan Pihaknya Komitmen Tidak Ikut-ikutan Dalam Polemik Intrik Politik

Jakarta – KPU RI menegaskan, pihaknya komitmen tidak akan ikut-ikutan dalam polemik intrik politik jelang Pemilu 2024. KPU sejauh ini hanya fokus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya menyelenggarakan tahapan pemilu.

“Tidak masuk ke polemik, kami tidak tidak masuk ke sana. Tapi, yang jelas kebutuhan pemilu itu selamanya terkait dengan tahapan, dan itu tugas tanggung jawabnya KPU,” kata Komisioner KPU August Melasz dalam webinar Sosialisasi Perkembangan Tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 dipantau secara daring melalui kanal YouTube Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia, Jakarta, Sabtu (12/8/2023).

August mengatakan, KPU tidak pernah menyinggung atau membahas polemik-polemik yang terjadi di tengah masyarakat. Salah satunya, seperti isu perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

“Kurangnya anggaran pelaksanaan Pemilu 2024 atau isu yang lain-lain, yang sebenarnya membuat publik pesimistis. Apakah Pemilu 2024 akan bisa berjalan dengan baik atau tidak,” ucap August.

Oleh sebab itu, August memastikan, anggota KPU di seluruh tingkatan tegak lurus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing. Yakni, menjalankan tahapan Pemilu 2024 sesuai alur dan tenggat yang telah ditetapkan.

“Sampai sekarang hampir bisa dipastikan segala perencanaan. Kemudian, realisasinya tidak ada satupun yang meleset dari tahapan,” ujar August.

Lanjutnya, August menjelaskan, KPU konsisten menginformasikan informasi dan tahapan pemilu yang berjalan kepada publik. Bahkan, informasi tahapan pemilu itu disajikan KPU hampir setiap hari kepada masyarakat Indonesia.

“Hampir setiap hari, terutama semenjak kami tetapkan tahapan pemilu yang dimulai tanggal 14 Juni 2022. Semua urusan informasi tentang kepemiluan, tahapan apa yang sedang berjalan, semuanya kita informasikan secara terus menerus kepada publik,” kata August.

Tinggalkan komentar