Kemenko PMK Mengklaim Pemerintah Berhasil Menurunkan Angka Kemiskinan Ekstrem Hingga 0,62 Persen

JAKARTA – Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) merilis tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia. Secara nasional, pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga 0,62 persen.

Hal itu disampaikan Deputi bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK Nunung Nuryartono.

“Secara nasional sudah turun, kemiskinan ekstrem dari 1,74 persen di September 2022 menjadi 1,12 di Maret 2023,” kata Nunung dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (24/7/2023).

“Artinya 6 bulan itu turun sekitar 0,62 persen,” ujarnya. Nunung menyebut, beberapa provinsi di Indonesia yang angka kemiskinan ekstrem di bawa 1 persen.

Diantaranya Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur. Selanjutnya, Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Barat, DKI, Banten, Riau, dan Bali.

“Mudah-mudahan nanti dalam waktu dekat akan turun lagi perhitungan kemiskinan ekstrem di tingkat provinsi,” ucapnya. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan ada penambahan provinsi yang angka kemiskinan ekstremnya mendekati 0 persen.

Semula hanya 6 provinsi yang angka kemiskinan ekstremnya mendekati 0 persen, kini menjadi 13 provinsi. Sebagai informasi, angka kemiskinan ekstrem turut dari 2,04 persen pada Maret 2022 menjadi 1,74 persen pada September 2022.

Tinggalkan komentar