JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima orang saksi dalam kasus pengadaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX Surabaya. Kelima saksi diperiksa di BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Senin (17/7/2023).
“Didalami juga mengenai dugaan adanya penghitungan fiktif harga transaksi jual beli lahan oleh para pihak terkait termasuk para tersangka. Antara lain terkait dengan pengadaan lahan oleh PTPN XI yang ada di wilayah Situbondo dan Pasuruan,” kata Pelaksana tugas (Plt) juru bicara Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (18/7).
Kelima orang yang diperiksa, yakni Kadiv Budidaya Tanaman PTPN XI 2016-2017 Agoes Noerwidodo, Kepala Bidang Penanaman Modal dan Perijinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Pasuruan Alfan Nurul Huda. Tim Pembelian Tanah untuk Lahan HGU PTPN XI Divisi Umum dan Aset Tahun 2016 Arief Radinata, Direktur Operasional PTPN Tahun 2014-2017 Aris Toharisman, dan Staf Aset Divisi Hukum Aset PT. Perkebunan Nusantara XI Agustinus banu Wiryawan.
Sebelumnya, KPK melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap lima orang dalam kasus pengadaan lahan HGU untuk perkebunan di PTPN XI Surabaya, Jawa Timur. Menurut Ali, pencegahan di lakukan untuk memperlancar proses penyidikan dalam kasus ini.
“Dengan diperlukannya keterangan para pihak terkait untuk memperlancar proses penyidikan, KPK telah mengajukan cegah terhadap lima orang untuk tidak bepergian keluar negeri. Khususnya pada Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI,” kata Ali, mengungkapkan.
Adapun lima orang yang dicegah berasal dari dua petinggi PTPN XI dan tiga dari pihak swasta. Namun, Ali tidak mengungkap identitas lima pihak ini secara detail.
“Pihak dimaksud yaitu dua pejabat di PTPN XI yang saat kejadian masih aktif. Kemudian juga tiga orang pihak swasta,” ujarnya.
Pencegahan dilakukan selama enam bulan ke depan sampai Desember 2023. Namun dapat diperpanjang sebagaimana kebutuhan dari Tim Penyidik.
“Sikap kooperatif kami harapkan dari para pihak yang dicegah tersebut. Sehingga dapat berjalan lancar,” ucapnya.

