Meski Sudah Minta Maaf Soal Polemik Sapi Kurban, Netizen Minta KPI Boikot Dewi Perssik

JAKARTA – Sempat bersitegang dengan Malkan, salah satu Ketua RT di tempat tinggalnya karena polemik sapi kurban, Dewi Perssik mengabarkan bahwa persoalan tersebut sudah terselesaikan.

Meski awalnya masih terlihat sangat marah, bahkan sempat adu argumen saat dimediasi pada Kamis, 29 Juni lalu, pedangdut yang akrab disapa Depe itu mengatakan sudah saling memaafkan.

“Kalau mediasi kemarin memang nggak ada jalan keluarnya, tapi alhamdulillah aku ngelihat statement-nya Pak RT semalam itu adem banget ya, enak,” kata Dewi Perssik kepada awak media di Tendean, Jakarta Selatan pada Senin (3/7/2023).

“Beliau juga meminta maaf ya, kenapa aku nggak meminta maaf juga? Intinya, sudah saling memaafkan, ” sambungnya.

Dewi Perssik pun menyatakan bahwa kesalahpahaman jadi pemicu dari perselisihannya dengan Malkan. Ia juga tak ingin terus berselisih, mengingat sapi kurbannya juga sudah dibagikan ke warga, sesuai dengan harapannya.

“Jadi, ya sudahlah, Iduladha-nya juga sudah selesai, sapinya juga sudah dibagikan sama warga, mau apa lagi?” ujar Dewi Perssik.

“Beliau juga menyadari adanya miskomunikasi dengan Pak Ustaz. Jadi, aku sendiri juga plong,” imbuhnya.

Sementara itu, Malkan selaku Ketua RT 06/RW 04 Kelurahan Cilandak Barat juga menyatakan bahwa dirinya tidak pernah ingin ada masalah sejak awal.

“Dari awal sebenarnya buat saya nggak ada masalah dan nggak ingin membuat masalah,” katanya.

Malkan menyebut bahwa permasalahan sapi kurban Dewi Perssik hanya sebatas miskomunikasi.

“Kalaupun ada gonjang-ganjing sana-sini, ya mungkin ada miskomunikasi yang di luar kendali saya. Karena memang saya dapat informasinya seperti itu dan apa yang saya katakan dan kerjakan ya itu,” pungkas Malkan.

Netizen desak KPI boikot Dewi Perssik

Netizen Menilai Dewi Perssik tukang membuat onar atau sering mencari keributan, karena itu netizen pun mendesak KPI agar memboikotnya.

Karena tingkah Dewi Perssik tak sedikit netizen yang mengaku kecewa.
Dewi Perssik dinilai tak bisa menahan rasa marahnya.

Bahkan pada momen mencekam tersebut, warga sekitar sayup-sayup melantunkan salawat seolah hendak menenangkan Dewi Perssik.

Tak sedikit yang setuju KPI memboikot Dewi Perssik dengan alasan kerap membuat masalah.

Sementara itu saat diminta introspeksi diri, Dewi Perssik justru mengungkit statusnya yang merupakan publik figure.

Melansir daei YouTube Intens Investigasi, Dewi Perssik menjawab tudingan Malkan dengan santai. Ia tampak tak tersulut emosi saat mendengar tudingan dari Malkan.

Dewi Perssik membeberkan alasan tidak bersosiall dengan warga karena memiliki pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan.

“Ada yang mengatakan, ‘Makanya introspeksi diri, lain kali bersosialisasi’,” ujar Dewi Perssik dikutip CIN dari YouTube Intens Investigasi.

“Saya tidak bersosialisasi karena saya punya kegiatan pekerjaan yang tidak bisa saya lakukan,” sambungnya.
Jadwal syuting yang padat membuat Dewi Perssik bak tak bisa menjalankan hidup bersosial.

Ia juga menyampaikan bahwa pekerjaan sebagai publik figur membuatnya terhalang bertemu warga setempat.

Alasan tersebut nampak membuat Dewi Perssik tak bisa bersosialisasi lantaran kesibukannya dalam bekerja.

“Apa iya saya tiap hari ke warga? Kan pekerjaan saya sebagai publik figur ya bekerja, syuting,” tandasnya.

Tinggalkan komentar