HUT Polri ke-77, Kapolri Tegaskan Pentingnya Pendalaman Nilai Agama dan Budaya

JAKARTA – Hari ini, Sabtu 1 Juli 2023, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77. HUT Polri tersebut kini dikenal dengan Hari Bhayangkara.

Peringatan HUT Bhayangkara merujuk pada penyatuan korps kepolisian yang berada di daerah-daerah menjadi satu kesatuan secara nasional di bawah pemerintahan Republik Indonesia.

Tema Hari Bhayangkara 2023 kali ini, “Polri Persisi Untuk Negeri”. Puncak peringatan HUT ke- 77 Bhayangkara diisi dengan kegiatan upacara serta syukuran yang dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) hari ini, yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara.

Pimpinan Polri juga telah melakukan revitalisasi situs agama dan situs budaya sebanyak 77 situs. Jumlah ini sesuai dengan HUT ke-77 Bhayangkara.

Kegiatan revitalisasi situs agama dan situs budaya dilaksanakan tiap-tiap Polda di 34 provinsi. Masing-masing Polda melakukan revitalisasi sebanyak dua sampai tiga situ, sehingga totalnya ada 77 situ, terdiri atas, masjid, gereja, pura/kuil, klenteng, makam, istana/keraton, candi, simbol agama, tokoh nasional, dan situs nasional.

Pada Jumat malam Polri menggelar kegiatan doa lintas agama dan lomba kerohanian yang diikuti personel kepolisian dalam memperkuat aspek kultural sumber daya manusia Korps Bhayangkara serta mempererat persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa.

Lomba kerohanian yang digelar dalam rangkaian menyambut HUT ke-77 Bhayangkara itu di antaranya lomba MTQ untuk anggota Muslim, menyanyi solo dan beregu, vocal grup untuk nasrani, lomba membaca Sloka untuk umat Hindu, dan baca Dharma Panca untuk umat Budha.

“Nilai agama sebagai pegangan untuk bisa terus melakukan hal-hal yang bersifat baik dan menghindari hal-hal yang bersifat pelanggaran,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sinergi

Doa lintas agama dihadiri Panglima TNI Laksamana Yudho Margono, Ketua KPU Hasyim Asy’ari dan pemuka agama dari seluruh agama.

Panglima TNI berharap dengan HUT ke-77 Bhayangkara sinergitas TNI-Polri dapat terus berlanjut dan semakin kuat untuk menghadapi Pemilu serentak 2024.

“Tentunya dengan sinergi dan soliditas TNI-Polri saya yakin kami dapat mengawal atau menjaga pemilu dengan aman,” kata Yudo usai menghadiri kegiatan doa lintas agama dalam rangkaian menyambut HUT ke-77 Bhayangkara di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Jumat (30/6/2023).

Untuk memperkuat sinergitas TNI-Polri, Panglima juga memerintahkan prajuritnya di wilayah untuk turut terlibat dalam kegiatan revitalisasi situs budaya, dan situs agama yang dilaksanakan oleh Polri.

Menurut Yudo, revitalisasi situs budaya dan agama ini juga sebagai warisan untuk generasi muda Indonesia nantinya agar mengenal budaya bangsa sendiri dan melestarikannya.

“Revitalisasi ini untuk diketahui oleh generasi penerus, tentunya dengan adanya situs tersebut, saya yakini, ini merupakan peninggalan sejarah yang sangat bermanfaat dan mungkin banyak belum diketahui oleh generasi kita,” katanya.

Dengan revitalisasi tersebut, lanjut dia, para generasi penerus bangsa akan tau bahwa situs itu peninggalan sejarah yang bisa bertahan sampai saat ini.

“Tentunya ini menjadi hal yang sangat bagus dan pasti ada sejarah yang bisa mendukung persatuan dan kesatuan kita sampai saat ini,” papar Yudo.

Humanis

Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengharapkan momentum HUT Ke-77 Bhayangkara dapat menjadikan institusi Polri senantiasa dicintai publik dan makin profesional, presisi, serta humanis dalam memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat.

“Saya ucapkan selamat HUT Ke-77 Bhayangkara. Semoga Polri dapat terus mendengar kritik dan saran yang membangun demi kemajuan Polri dan menjalankan harapan pemerintah dalam melakukan reformasi hukum,” kata Andi dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

Tidak hanya itu, dia berharap Polri dapat mengawal jalannya pesta demokrasi pada tahun 2024 secara aman dan damai yang akan diselenggarakan dalam beberapa bulan ke depan.

Ditekankan pula bahwa perhelatan pesta demokrasi itu tidak dinodai dengan adanya penyebaran berita hoaks melalui media sosial yang dapat berpotensi perpecahan di tengah masyarakat.

“Hal ini sesuai dengan tema yang diambil dalam HUT Ke-77 Bhayangkara, yaitu Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas dan itu harus dapat dibuktikan oleh institusi Polri ke depan,” ujarnya.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu meminta Polri dapat terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada para investor yang akan melakukan investasi di Indonesia, terutama di berbagai daerah.

Tinggalkan komentar