Gas Elpiji 3 Kg di Pandeglang Langka Sejak Ramadhan, Hari Ini Tembus Rp40 Ribu

PANDEGLANG – Warga Pandeglang hanya bisa pasrah menghadapi kelangkaan gas elpiji tiga kilogram (kg) sejak sebulan terakhir.

Namun, bukan hanya sekadar itu, warga juga tak berdaya dengan harga gas elpiji tiga kg yang melambung tinggi.

Fenomena langkanya gas elpiji tiga kg masih dirasakan sampai saat ini oleh warga Pandeglang.

Warga Panimbang, Pandeglang, Osih (40) mengaku harga gas elpiji tiga kg saat ini melambung tinggi.

“Sekarang harga gas elpiji tiga kg di warung-warung sekitar mencapai Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu,” kata Osih, Minggu (4/6).

Osih menegaskan harga gas elpiji sekarang melambung jauh dari harga normal yang biasa warga beli.

“Jadi, kalau harga normalnya sekitar Rp 25 ribu,” ujarnya.

“Jujur saya kesal, karena sulit dan mahal mendapatkan gas elpiji tiga kg,” sambung Osih.

Sebelumnya Warga Pandeglang mengeluhkan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram (kg).

Akibat dari itu, banyak warga kesulitan mendapatkan gas untuk keperluan memasak.

Warga Sobang, Pandeglang, Yongki Afin mengaku sudah hampir sebulan sulit mendapatkan gas elpiji tiga kg.

“Kelangkaan terjadi sejak Ramadan. Anehnya peristiwa seperti ini berulang kali setiap Ramadan,” ucap Yongki.

Yongki mengungkapkan kelangkaan gas membuat resah warga terutama bagi para pedagang makanan.

“Kelangkaan gas elpiji sangat meresahkan. Contohnya, orang tua saya sebagai penjual makanan di kantin jadi merasa sulit saat ini,” jelas dia.

Tinggalkan komentar