JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Taufiq Basari turut mengomentari aksi Bima Yudho Saputro yang mengkritik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang tidak maju-maju karena infrastruktur yang tidak kunjung diperbaiki.
Hal itu ia sampaikan kepada Polda Lampung saat kunjungan kerja ke Provinsi Lampung pada 14 April 2023 lalu.
Hari itu, Taufiq meminta laporan kepada polisi terkait viralnya video Bima yang mengatakan bahwa lampung tidak maju-maju, tidak perlu ditindaklanjuti lagi ke ranah hukum.
“Terlalu banyak membuang energi yang tidak perlu jika memproses persoalan seperti ini,” tulis Taufik dalam unggahan instagramnya.
Baginya, apa yang disampaikan Bima itu adalah aspirasi dan keluhan dari masyarakat yang mengharapkan Lampung jadi lebih baik.
“Karena itu, tangkaplah aspirasi itu, jangan berpikir untuk menangkap orangnya,” keluh Taufiq lagi.
Taufik juga sempat memvalidasi apa yang telah disampaikan tiktoker itu dengan berkeliling dan bertemu dengan warga, dan masalah infrastruktur adalah keluhan yang paling utama dan selalu dipertanyakan warga.
Taufiq menyadari bahwa membangun, merawat, dan memperbaiki jalan itu membutuhkan anggaran yang besar.
Namun, aspirasi Bima itu tidak boleh dijawab dengan alasan kesulitan anggaran.
“Pemerintah provinsi lampung dan Kabupaten di Lampung perlu memikirkan politik anggaran yang memiliki strategi ekonomi jangka panjang atas infrastuktur,” jelasnya.

