Senator AS Cortez Masto Mengapresiasi Sikap Gedung Putih Terhadap Obat Xylazine

BANDAR LAMPUNG – Senator A.S. Catherine Cortez Masto mengapresiasi sikap Gedung Putih terhadap Xylazine. AS menggambarkan obat penenang hewan sebagai ancaman yang muncul bila dicampur dengan fentanil.

Kantor Kebijakan Pengawasan Narkoba Nasional mengumumkan pernyataan tersebut disampaikan pada hari Rabu (12/4/2023).

Menurutnya, Obat tersebut telah terdeteksi pada sekitar 800 kematian akibat narkoba sejak tahun 2020, terutama di timur laut AS, menurut DEA.

“Dengan xylazine yang terus menyebar ke seluruh negeri, ini adalah langkah pertama yang penting yang menunjukkan bahwa Gedung Putih berkomitmen untuk bekerja sama dengan kami untuk menindak para penyelundup dan melindungi komunitas kami,” kata Senator Catherine Cortez Masto dikutip, Kamis (13/4/2023).

“Sekarang sangat penting bagi kami untuk mengesahkan undang-undang bipartisan saya untuk memberi penegak hukum federal dan lokal alat yang mereka butuhkan untuk memerangi munculnya obat penenang berbahaya ini dan meminta pertanggungjawaban para penyelundup,”imbuhnya.

Undang-undangnya disebut Undang-Undang Pemberantasan Xylazine Terlarang, untuk melakukan tindakan sebagai berikut ;

  • Mengklasifikasikan penggunaan terlarangnya di bawah Jadwal III Undang-Undang Zat Terkendali;
  • Aktifkan DEA untuk melacak pembuatannya untuk memastikannya tidak dialihkan ke pasar gelap;
  • Membutuhkan laporan tentang prevalensi, risiko, dan rekomendasi untuk mengatur penggunaan xylazine secara ilegal;
  • Pastikan semua garam dan isomer xylazine tertutup saat membatasi penggunaan ilegalnya.
Copyright 2023 CIN. All rights reserved.

One comment

Tinggalkan komentar