DUMAI – Gudang penampungan minyak Crude Palm Oil (CPO) dan BBM diduga ilegal tidak tersentuh hukum di wilayah hukum Polres Dumai, Gudang yang beda di Jalan Soekarno Hatta Bagan Besar, jalan Tuanku Tambusai mekar sari Dumai Barat, Bukit Timah, Jalan Simpang Jepang Bukit Nenas Kecamatan Bukit Kapur, Jalan Cut nyadien purnama, Kota Dumai (Riau).

Lokasi penampungan Crude Palm Oil (CPO ) dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) atau minyak inti sawit antara lain terdapat di jalan Cengal Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai Barat, disinyalir milik inisial (ANS).
Bebasnya beroperasi gudang penampungan minyak CPO Dan BBM ilegal itu, Seolah menandakan lemahnya Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto untuk menindak tegas praktek penampungan minyak CPO dan BBM ilegal disana. Bahkan Polda Riau melalui Polres Dumai terkesan hanya tutup mata.

Lokasi penampungan Crude Palm Oil (CPO ) dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) atau minyak inti sawit.
Tak kalah bersaing, dari informasi yang di dapat awak media, Penampung Kayu Curian Hutan Lindung Pun marak, Kejadian beberapa hari yang lalu 3 Damp Truck Pengangkut kayu yang di dalangi Akun tertangkap, akan tetapi Penampung kayu dan sang Big Bos nya bebas beroperasi, seolah Supir dan pemain kecil jadi skenario Akun Cs .

Lokasi penampungan Crude Palm Oil (CPO ) dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) atau minyak inti sawit.
Dalam hal ini Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto dinilai lemah dan tidak ada tindakan.
Awak media pun mencari fakta melalui investigasi, ada apa tentang hukum di polres Dumai apakah ada permainan.
Untuk di ketahui, dari pantauan awak media, Lokasi gudang para Mafia berada tepat di pinggir jalan lintas yang berjumlah 8 Gudang CPO, 6 Gudang BBM, jadi kecil kemungkinan Polres Dumai dan jajarannya tidak mengetahui adanya praktik penampungan minyak CPO dan BBM yang ilegal tersebut.
Pada Jumat (7/04/2023 ), Awak media pun menelusuri keberadaan gudang penampungan tersebut, dari pantauan nampak gudang tersebut berdinding seng. Selain itu terlihat beberapa orang didepan pos luar pintu seperti berjaga-jaga. Tak lama berselang, tampak seseorang mengatur lalu lintas saat truk tangki akan memasuki gudang CPO dan BBM ilegal tersebut,
“Gudang itu sudah lama beroperasi Pak tapi kami tidak tahu apa-apa saja yang dilakukan didalamnya, bahkan ada Mafia besar membandari penampung CPO Ilegal atau sebut saja Layar Tanjap ,” kata salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya sekitar lokasi penampungan CPO dan BBM Ilegal tersebut.
Dari informasi masyarakat setempat dan dari beberapa narasumber yang enggan disebut namanya bahwa benar salah satu Mafia CPO terbesar di Kota Dumai bernama ( NS) yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Bagan besar. Serta Pemain Kayu Ilegal logging Cukong Besar ( AKN )
Dari penelusuran terkait data beberapa Mafia Dumai sebagai pemilik dan gudang CPO dan BBM ilegal tersebut berjumlah 14 Lokasi salah satunya Pemilik ( NS) . (G) ( SM) , (PL) , (ZL), ( RZG) (HTG) , (SRT) , ( ILM) Serta Big Bos Otak Pemain Kayu ( AKN) nama nama tersebut tidak asing di jajaran pejabat Polres Dumai akan tetapi seperti tidak ada tindakan tegas.
Saat di konfirmasi di ruangannya, Kapolres Dumai AKBP Nurhadi mengatakan, Tidak dapat memproses hukum dengan alasan tidak ada pelapor dan tidak ada yang di rugikan (red-korban).
”itu tidak bisa di proses hukum karna tidak ada pelapor dan tidak ada yg merasa dirugikan , pasal 480 dan 481 UU Perdagangan juga tidak bisa menjerat para pelaku Mafia CPO dan BBM Ilegal di Kota Dumai, yang bisa menertibkan dan menutup CPO dan BBM Ilegal hanya KOREM dan Pangdam,”kata AKBP Nurhadi.
Setelah itu Kapolres Dumai Nurhadi meminta tolong kepada awak media Untuk janganlah membuat gaduh dengan berita berita Karna semua wartawan di Kota Dumai sudah marah karna tidak dapat uang lagi kalau ditertibkan gudang gudang CPO dan BBM Ilegal dan Ilegal Logging tersebut ungkap nya lagi
“Jika saya sampaikan sama mereka bahwasannya anda (kami awak media) keluar dari kantor polres mobil Bapak (kami awak media) akan di lempari dan di hancuri,”ucap AKBP Nurhadi serasa mengancam.
Apakah hal ini disebabkan jajaran Kepolisian di Polres Dumai sudah mengetahui namun disengaja sakit mata dan telinga ada CPO dan BBM Ilegal di Kota Dumai.
Kami berharap Kepada Kapolri dan Kapolda Riau menindak tegas jajaran nya di duga Tutup mata dengan adanya Para Mafia di kabupaten / Kota Dumai.

