Viral di Medsos Rekaman Suara Pegawai Polri Walk Out Saat Rapat Bareng Firli Bahuri, Ini Penjelasan KPK

JAKARTA – Beredar luas di Media Sosial potongan rekaman suara saat rapat dan diskusi antara Pegawai Negeri Yang Dipekerjakan (PNYD) asal Polri dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri.

Adapun, rapat tersebut membahas soal pemberhentian dengan hormat Brigjen Endar Priantoro dari jabatannya sebagai Direktur Penyelidikan.

Dari rekaman yang beredar tersebut, para pegawai KPK asal Polri meminta agar Firli Bahuri meninjau ulang keputusannya memberhentikan hingga memulangkan Brigjen Endar ke Korps Bhayangkara.

Namun, Firli tak menjawab lugas tuntutan para pegawai. Alhasil, para pegawai memilih walk out atau keluar sebelum rapat tersebut selesai.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri membenarkan adanya rapat antara pegawai KPK asal Polri dengan salah satu pimpinan KPK pada Selasa, 4 April 2023. Dia menyebut rapat tersebut sebagai ruang diskusi untuk meluruskan informasi terkait dicopotnya Brigjen Endar dari jabatannya sebagai Direktur Penyelidikan.

“Pimpinan KPK, betul pada Selasa (4/4) telah bertemu dan membuka ruang diskusi bersama segenap pegawai yang bersumber dari Polri. Hal ini untuk meluruskan dinamika informasi yang berkembang baik di internal maupun eksternal,” beber Ali melalui keterangan resminya, Senin (10/4/2023).

“Pertemuan tersebut juga sebagai lanjutan penjelasan sebelumnya yang telah disampaikan kepada seluruh insan KPK melalui email internal,” sambungnya.

Tapi, Ali enggan mengomentari soal isu para pegawai asal Polri yang walk out atau keluar dari pertemuan tersebut karena tidak ada kepastian dari Firli Bahuri terkait pemberhentian Brigjen Endar. Ia justru berkata bahwa rapat tersebut dilaksanakan agar tugas-tugas KPK dalam pemberantasan korupsi terus berjalan.

Voucher Spesial iNews
Promo terbesar Se-Indonesia. Diskon 50%, THR Kaget 15 Milyar, Flash Sale Akbar Rp.1. Gratis Ongkir Super DAHSYAT dan masih banyak promo lainnya.


“Forum itu dimaksudkan agar pemberantasan korupsi tetap dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien, bersama masyarakat guna memberikan kontribusi yang optimal bagi bangsa dan negara,” kata Ali.

Ali juga mengatakan bahwa rapat tersebut ditujukan untuk meyakinkan publik terhadap KPK melalui kerja-kerja nyata pemberantasan korupsi, baik dengan berbagai program internalisasi nilai antikorupsi bagi masyarakat. KPK juga mendorong dan mendampingi perbaikan sistem dan tata kelola institusi pemerintahan, serta penegakan hukum tindak pidana korupsi.

“Kami meyakini masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi-narasi pihak tertentu terkait dinamika yang terjadi di internal KPK. Karena pemberantasan korupsi adalah ihwal yang utama,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, KPK telah memberhentikan dengan hormat Brigjen Pol Endar Priantoro dari jabatannya sebagai Direktur Penyelidikan (Dir Lidik). KPK juga sudah mengirimkan surat untuk mengembalikan Endar Priantoro ke instansi asalnya Polri.

Tinggalkan komentar