JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kepulauan Meranti, Riau, Muhammad Adil.
Dari informasi di lapangan, Sejumlah ruangan Pemkab Meranti terlihat telah disegel, termasuk ruangan Sekda Meranti
Selain ruang Sekda, ruang Kabag Umum juga terlihat disegel. Ruangan disegel putih dengan tulisan merah hitam Dalam Pengawasan KPK.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Asmar saat dikonfirmasi mengaku belum tahu perihal penangkapan itu. Namun, ia mendapat banyak laporan.
“Itu saya tidak tahu, orang banyak nanya saya. Saya tidur tadi, tapi memang saya tidak tahu, mungkinlah itu. Tapi saya tak tahu,” kata Asmar.
Dibenarkan KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan operasi tangkap tangan atau OTT di Meranti, Riau.
Dalam OTT tersebut, KPK menangkap tangan Bupati Meranti Muhammad Adil.
“Benar, tadi malam, (6/4) tim KPK berhasil lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Jumat (7/4).
“Beberapa pihak sudah ditangkap di antaranya Bupati,” imbuhnya.
KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Meranti Muhammad Adil setelah operasi tangkap tangan.
Sebelumnya, Sosok M Adil sempat menghebohkan media sosial pada Desember 2022 lalu. Dia sempat menjadi perbincangan karena berseteru dengan Kemenkeu.
M Adil sempat mengamuk dan menyebut pegawai Kementerian Keuangan (Kemenku) sebagai iblis gegara Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang dinilai tidak adil.
Ancaman ini dilontarkan setelah dirinya kesal dan mempertanyakan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dan anggaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Adil mempertanyakan hal itu di depan Kemenkeu. Menurutnya, saat itu Pemkab Meranti menerima DBH sebesar Rp114 miliar dengan hitungan harga minyak 60 dollar AS per barel.
“Tapi kenapa minyak kami bertambah, lifting-nya naik, duitnya makin sedikit,” kata Adil dalam Rakornas Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah se-Indonesia di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah Pekanbaru, Kamis (8/12/2022) lalu.
Kemudian dalam pembahasan APBD 2023 sesuai pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi), harga minyak dunia naik menjadi 100 dollar AS per barel.
“Bagaimana perhitungan asumsinya, kok naiknya cuma Rp700 juta?” tanya dia lagi.
Tak cuma mempertanyakan DBH, Adil juga menyebut Kemenkeu diisi oleh iblis dan setan. Dia juga mengancam akan bergabung ke Malaysia.
M Adil merupakan politikus asal Riau kelahiran 18 April 1972. Saat ini, dia menjabat sebagai Bupati Kepulauan Meranti periode 2021-2024.
M Adil menapaki karier politiknya dengan menjadi anggota DPRD Bengkali pada 2009. Karier politiknya terus moncer hingga terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti pada 2009-2014.
Setelahnya, Adil menjadi anggota DPRD Provinsi Riau selama dua periode yakni 2014-2018 dan 2019-2020.
Di periode kedua ini, Muhammad Adil hanya setahun menjadi anggota DPRD karena maju sebagai calon Bupati Kepulauan Meranti pada Pilkada 2020.
Adil yang saat itu berpasangan dengan AKBP (Purn) Asmar memenangkan Pilkada 2020 dengan meraih suara sebanyak 37.116 dan unggul di 9 kecamatan.

