JAKARTA, CIN–Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono akhirnya berhasil dievakuasi dari hutan Bukit Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, pada pukul 16.38 WIB.
Selama 75 jam lebih Rusdi Hartono menahan sakit karena lengan tangan kanannya patah. Ia sempat mendahului anak buahnya untuk dievakuasi duluan dan akhirnya ia berhasil juga diangkat dengan hoist (kerekan) helikopter.
Kapolda Jambi menjadi korban ke 6 dari 8 korban yang berhasil dievakuasi oleh tim gabungan melalui jalur udara.
Dikutip dari jambiekspres.co.id, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Priato mengatakan saat ini Kapolda Jambi telah dibawa ke posko Kabupaten Merangin.
“Kalau kondisi bapak sudah stabil akan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Jambi,” kata Mulia.
Saat ini masih tersisa dua korban lagi yang belum dievakuasi yakni mekanik Aipda Susilo, serta Koorspripim Kompol Ayani.
Sebelumnya Wakapolda Jambi, Brigjen. Pol. Yudawan Roswinarso, mengatakan, evakuasi dilaksanakan secara bergantian, dengan cara mengangkut satu per satu korban dengan helikopter. Prioritas korban luka terparah akan didahulukan saat evakuasi nanti.
Kecelakaan helikopter milik Polda Jambi itu terjadi pada Minggu 19 Februari 2023 pukul 11.05 siang.
Enam korban yang berhasil dievakuasi pertama adalah:
- ADC Briptu Muhardi Aditya (Penumpang)
- Copilot AKP Amos Freddy P.Sitompul (Awak)
- Dir Polairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan (Penumpang)
- Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Andri Ananta Yudhistira (Penumpang)
- Kapolda Jambi Irjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si. (Penumpang)
- Pilot AKP Ali Nurdin S.Harahap (Awak)
Sementara Dua Korban yang Belum Dievakuasi adalah :
1.Koorspripim Kompol Ayani, S.I.K., M.H (Penumpang)
- Mekanik an. AIPDA Susilo,S.H. (Awak)
Kapolda Jambi dan rombongan pada hari insiden, terbang menggunakan heli jenis Bell 412 SP dengan nomor Registrasi P-3001. Kapolda dan rombongan terbang dari Jambi ke Kerinci pukul 09.25 WIB dalam rangka kunjungan kerja.
Pukul 11.02 WIB, Posko Polda Jambi tiba-tiba mendapat laporan bahwa heli tersebut jatuh di titik koordinat S20 9’ 3.53” E1010 42’ 12.63” di Desa Tamiai Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci. Beruntung semua korban selamat.

