Simak !!! Berikut Ini Empat Ciri Akun Bodong Tim Customer Services Bank di Media Sosial

JAKARTA, CIN — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau masyarakat mewaspadai akun bodong bank pembobol rekening di media sosial. Kominfo pun membagikan empat ciri akun palsu perbankan.

Biasanya, akun ini muncul ketika pengguna medsos membuat status keluhan atau mengajukan pertanyaan seputar bank.

Modusnya, mereka berpura-pura membantu dengan meminta nasabah mengisi formulir online.

Sedangkan tim customer services (CS) bank resmi manapun tidak akan pernah meminta data pribadi pengguna atau nasabah untuk pengecekan secara online.

Berikut ini empat ciri akun bodong bank di media sosial yang dikutip CIN, yaitu:

  • Username atau nama akun mirip dengan milik bank resmi
  • Membalas komentar atau pesan dengan cepat menggunakan bot auto-reply untuk menggiring calon korban agar tertipu
  • Jika korban membalas, maka akan diarahkan ke pesan atau chat via WhatsApp
  • Berpura-pura mengajukan pertanyaan, padahal tengah berupaya mengumpulkan data pribadi korban

Berikut ini tiga tips untuk menghindari akun bank palsu di media sosial ;

  • Menonaktifkan notifikasi dari akun yang mencurigakan
  • Jangan asal mengeklik. Periksa URL dengan teliti
  • Hanya berkomunikasi dengan akun bank resmi yang sudah terverifikasi (verified) atau centang biru

Pada Maret 2022 lalu, warganet dengan nama akun @hebosto menyebut bahwa rekening Bank Central Asia (BCA) miliknya diduga dibobol. Ia bercerita sempat mengeluhkan hal ini kepada tim CS BCA di media sosial, tetapi tidak ada solusi.

Akun @HaloBCA pun merespons unggahan tersebut. @HaloBCA menyampaikan bahwa akun Twitter yang dihubungi oleh @Hebostos palsu.

“Akun resmi media sosial bank BCA yang asli pasti memiliki centang biru (verified account),” kata tim administrasi @HaloBCA.

BCA kemudian membantu pria dengan nama Hebbie Agus Kurnia tersebut mengurus kasus ini ke kepolisian. Selain itu, mengganti 100% dana yang hilang dari rekeningnya.

Pada Maret tahun lalu, warganet menyoroti maraknya akun media sosial palsu mengatasnamakan bank seperti BCA, BNI, dan BRI. Ahli informasi dan teknologi (IT) menyebutkan setidaknya dua modus penipuan menggunakan akun bodong.

Diharap semua pengguna mewaspadai akun-akun mengatasnamakan Bank, dan lebih bijak dan lebih berhati-hati dalam memberi atau meng-upload data diri apalagi di aplikasi.

Tinggalkan komentar