Hari Ini Harga Emas Naik Tajam Efek Isu Resesi Merebak

JAKARTA, CIN – Harga emas naik tajam akhir perdagangan Rabu 4 Januari 2023. Hal ini didorong oleh imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih lemah dan kekhawatiran resesi ekonomi global sehingga menjadikan logam kuning ini sebagai tempat investasi yang aman.

Harga emas berjangka divisi Comex New York Exchange, melonjak US$19,9 tau 1,09 persen dan ditutup pada US$1.846,10 per ons.

Harga emas antam (ANTM) juga turut mengekor dengan kenaikan sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.024.000 per gram setelah sempat terkoreksi Rp4.000 pada hari Selasa kemarin.

Harga emas kompak menguat setelah Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan tiga pusat pertumbuhan utama dunia yakni Amerika Serikat, Eropa dan China, mengalami aktivitas ekononomi yang lebih lemah ketika tahun 2023 dimulai, meningkatkan kemungkinan akan adanya resesi ekonomi global.

Meskipun begitu, investor masih mencermati, Bank sentral AS yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuannya pada Februari, di tengah meningkatnya tanda-tanda bahwa inflasi AS telah mencapai puncaknya. Tahun lalu, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 425 basis poin secara keseluruhan.

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Selasa kemarin juga beragam. Indeks Manajer Pembelian Manufaktur AS dari S&P Global yang disesuaikan secara musiman tercatat 46,2 pada Desember, turun dari 47,7 pada November, tetapi sesuai dengan estimasi flash yang dirilis sebelumnya.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa belanja konstruksi AS tumbuh 0,2 persen ke tingkat tahunan 1,808 triliun dolar AS pada November setelah turun tipis 0,2 persen ke tingkat revisi 1,803 triliun dolar pada Oktober.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 19,6 sen atau 0,82 persen, menjadi ditutup pada US$24,236 per ons. Platinum untuk pengiriman April naik US$10,4 atau 0,96 persen, menjadi menetap pada US$1.093,30 per ons.

Tinggalkan komentar