JAKARTA – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) Kemdikbudristek, menggandeng 78 profesor kelas dunia untuk berkolaborasi dengan 78 perguruan tinggi se-Indonesia melalui program World Class Professor (WCP).
Para dosen penerima program WCP berkolaborasi dengan profesor kelas dunia dari berbagai perguruan tinggi ternama baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mempublikasikan karyanya pada jurnal internasional bereputasi tinggi dan mengundang profesor mitra sebagai visiting professor ke perguruan tinggi di Indonesia.
Sebaliknya, dosen juga diberikan kesempatan untuk berkunjung sebagai visiting scholar pada institusi WCP, baik di dalam maupun luar negeri.
Tahun ini, penerima program WCP berjumlah 78 perguruan tinggi, 54 di antaranya merupakan perguruan tinggi negeri dan 24 merupakan perguruan tinggi swasta. Sementara 78 profesor kelas dunia berasal dari 22 negara. Jumlah perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Mohammad Sofwan Effendi selaku Direktur Sumber Daya Ditjen Diktiristek mengatakan, WCP memberikan kesempatan kepada dosen untuk berinteraksi dengan profesor ternama dan unggul, sehingga bisa meningkatkan kehidupan akademis, kompetensi, kualitas, serta berkontribusi bagi pengembangan iptek dan penguatan sistem inovasi nasional.
Menurut Sofwan program ini perlu diperkuat dan diperluas dengan melibatkan lebih banyak profesor unggul Indonesia daripada mitra luar negeri.
“Kita angkat citra professor unggul dalam negeri agar bisa diakui, sejajar, serta memiliki jaringan yang luas dengan profesor kelas dunia lainnya. Oleh karena itu, outcomes program ini tentu bukan publikasi semata, namun inovasi yang mempunyai dampak besar bagi peningkatan daya saing bangsa,” kata Sofwan dalam keterangan pers pada Minggu (11/12).
“Selain itu, salah satu tugas professor itu sambil menghasilkan professor baru, juga meluluskan mahasiswa doktor di bidang yang ia tekuni,” sambung dia.
Hingga seminar ini diselenggarakan, luaran wajib yang telah dihasilkan dari program WCP tahun 2022 adalah 78 artikel dengan status under review, dua accepted dan satu published.
Di samping itu, beberapa luaran tambahan yang dihasilkan di antaranya, 41 kegiatan capacity building, tiga double degree, dua joint degree, 29 joint supervision atau external examiner, 45 modul pembelajaran, 107 materi workshop, 16 draft pengembangan kurikulum, dan tujuh draft manual/SOP laboratorium. Luaran wajib tersebut pada akhir program diharapkan dapat meningkat dari yang semula under review menjadi accepted bahkan published.

