Mendagri Tito Karnavian Menjawab Polemik Soal Lelang Pulau Widi di Halmahera Selatan

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjawab polemik soal lelang Pulau Widi di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Tito menegaskan bahwa lelang Pulau Widi bukan untuk dijual, melainkan menarik investor asing.

Menurutnya, Lelang Pulau Widi untuk Menarik Investor Asing.

“Untuk mencari pemodal asing makanya dinaikkan ke lelang itu untuk menarik investor asing. Investor asing kan boleh karena dia tidak memiliki (membeli). Uang dari luar negeri dan dikelola oleh perusahaan Indonesia, nggak ada masalah,” ungkapnya dalam siaran Kompas TV yang di kutip, Jumat (9/12).

Menurutnya, selama ini sudah banyak pihak yang melakukan hal serupa dan yang terpenting adalah presentasi wilayah untuk usaha dan konservasi melihat kebutuhan daerah di samping untuk menaikkan pendapatan asli daerah maupun membuka lapangan kerja nantinya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memastikan pulau yang berada di kawasan Kepulauan Widi tidak diperjual-belikan.

Ia mengungkapkan ini saat mengunjungi Halmahera Selatan untuk membuka Festival Marabose.

Menurutnya, Kepulauan Widi saat ini dikelola oleh pihak ketiga atau swasta, namun tidak untuk diperjual-belikan.

“Saya sudah mendapatkan klarifikasi dari Pak Bupati bahwa ada kerjasama dengan pihak ketiga atau pihak swasta untuk dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat,” sebut Sandi.

Tinggalkan komentar