JAKARTA–Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan gempa di Jember diduga akibat patahnya lempeng Australia yang menunjam ke bawah Jawa Timur. Tekukan lempeng ini memicu patahan turun (normal fault).
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault). Atau jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi/patahan batuan di zona outerise,” kata Daryono dalam keterangannya, Selasa (6/12/2022).

