Saham Coal Paling Buntung, Saham BBRI Menjadi Pemimpin Jajaran Saham Paling Banyak Dijual Asing

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan yang terhitung sejak tanggal 10 sampai 14 Oktober 2022 melemah sebesar 3,02 persen menjadi 6.814,53 dari 7.026,78 pada pekan sebelumnya.

Pelemahan dibebani oleh aksi investor asing yang mencatatkan net sell (jual bersih) sebesar 769,09 miliar. Namun, dalam 3 bulan terakhir asing masih mengakumulasikan netbuy sebesar 15,27 triliun.

Dalam sepekan, investor asing mencatatkan net buy (beli bersih) terbanyak pada saham BMRI sehingga BMRI berhasil memimpin jajaran saham yang mencatatkan net buy asing terbesar dalam sepekan mencapai Rp366,9 miliar, sebanyak 152,5 juta lembar saham BMRI diperdagangkan dengan nilai mencapai Rp1,4 triliun.

Sedangkan saham BBRI menjadi pemimpin jajaran saham yang paling banyak dijual asing dalam sepekan. Total net sell asing pada saham BBRI dalam sepekan sebesar Rp429,9 miliar, sebanyak 560,7 juta lembar saham BBRI diperdagangkan dengan nilai sebesar Rp2,5 triliun

Dilanjutkan oleh saham SICO yang menjadi pemimpin jajaran saham dengan keuntungan terbesar (Top Gainers), dalam sepekan harga saham SICO tercatat naik 40,66 persen, sebanyak 704,3 juta lembar saham SICO diperdagangkan dengan nilai mencapai Rp165,6 miliar.

Di sisi lain, saham COAL memimpin jajaran yang mencetak kerugian terbesar (Top Losers) dalam sepekan harga saham COAL terpantau anjlok 29,91 persen, sebanyak 721,7 juta lembar saham COAL diperdagangkan dengan nilai mencapai Rp285,2 miliar.

Dalam sepekan, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penurunan sebesar 2,43 persen dari Rp9.234,6 triliun menjadi Rp9.009,951 triliun.

Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian mengalami kenaikan sebesar 2,72 persen menjadi 24,052 miliar saham dari 23,416 miliar saham pada pekan sebelumnya. Namun, rata-rata nilai transaksi turun sebesar 7,09 persen menjadi RpRp12,005triliun dari Rp12,921 triliun pada pekan sebelumnya.

Dilanjutkan, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa turun sebesar 4,82 persen menjadi 1,16 juta kali transaksi dari 1,22 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Tinggalkan komentar