Presiden Jokowi Ingatkan Seluruh Aparat Kepolisian Bermain Politik Jelang Pemilu 2024

JAKARTA–Seluruh aparat kepolisian diingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap berdisiplin menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dan tidak coba-coba bermain politik menjelang Pemilu 2024.

Saat ini, tegas Presiden Jokowi, Indonesia sudah memasuki tahun politik karena tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai sejak Juni lalu. Polri harus solid dan tak bermain politik.

“Tidak bermain politik tetapi mengerti masalah politik karena kita akan masuk dalam tahapan tahun politik,” ujar Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Pati Mabes Polri, Kapolda, dan Kapolres se-Indonesia, yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (15/10).

Jokowi menegaskan tugas polisi adalah menjaga stabilitas keamanan dan politik agar selalu kondusif, bukan malah ikut bermain politik. Oleh sebab itu, Jokowi meminta para petinggi Polri langsung menindak tegas para anggotanya yang kedapatan bermain politik.

“Enggak ada yang (boleh) berani coba-coba. Kalau ada yang coba-coba, ya tegas saja,” tegas Jokowi.

Presiden juga meminta Polri menunjukkan solidaritasnya. Ketika solidaritas internal tersebut sudah ada, dia meminta Polri juga bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia alias TNI.

Dengan begitu, menurut Jokowi, tensi politik menjelang Pemilu 2024 otomatis akan berkurang. “Kalau dilihat Polri solid dan bergandengan dengan TNI, maka saya memberikan jaminan, stabilitas keamanan dan politik akan baik,” jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini Pemilu 2024 sudah memasuki tahapan verifikasi faktual partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024. Nantinya pada 14 Desember 2022, KPU akan mengumumkan siapa saja parpol yang berhak ikut Pemilu 2024.

Sementara itu, untuk pencalonan anggota DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/kota, serta calon presiden dan wakil presiden akan dilakukan pada tahun depan. Untuk pemungutan suara dilakukan pada 14 Februari 2024.

Tinggalkan komentar