Gernas BBI Cara Tepat Pemerintah dalam Capai Target 30 Juta UMKM Masuk Platform Digital 2023

JAKARTA – Pemerintah menilai Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dapat menjadi cara yang tepat untuk dapat mencapai target 30 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masuk ke dalam platform digital (onboarding) pada akhir 2023.

Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Harlina Sulistyorini, mengatakan Gernas BBI bertujuan mengajak masyarakat mencintai produk lokal dan wisata dalam negeri.

“Sebagian besar pelaku UMKM ada di desa. Ini menjadi trigger untuk meningkatkan kualitas produk dan kuantitasnya juga. Kita ditargetkan 2023 ada 30 juta UMKM di platform digital,” kata Herlina pada Webinar “Kolaborasi untuk On-Boarding UMKM dan BUMDes – Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2022” yang digelar Energy and Mining Editor Society (E2S) di Jakarta, Jumat.

Harlina mengatakan tujuan utama Gernas BBI adalah pengembangan skema target onboarding.

Gernas BBI merupakan suatu gerakan nasional guna mendukung produksi dalam negeri yang digagas Presiden Joko Widodo pada Mei 2020. Hingga Mei 2022, jumlah UMKM/IKM/artisan onboarding mencapai 11,2 juta unit sejak GBBI diluncurkan.

Peran Kemendes PDT tahun ini, kata Harlina, adalah sebagai pelaksana tugas Gernas BBI di Provinsi Maluku Utara yang telah kick off pada akhir Juli 2022.

“Setelah kick off, dilakukan rangkaian kegiatan terkait pelatihan, baik online maupun offline yang dikoordinir oleh Idea, mulai Juli sampai September. Pelatihan ini kontinu dan berkelanjutan yang diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelaku UMKM,” ujarnya.

Tinggalkan komentar