JAKARTA – Pihak berwenang China akan mengambil tindakan kekuasaan yang efektif jika Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan.
“Jika Pelosi mengunjungi Taiwan, ini akan menjadi campur tangan besar dalam kebijakan domestik China,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian pada hari Senin 2 Agustus 2022, seperti dikutip dari TASS.
“Tentara Pembebasan Rakyat China tidak akan duduk dan tidak melakukan apa-apa,” tambahnya.
Menurut diplomat itu, kunjungan Pelosi ke Taiwan akan mengacaukan situasi di Selat Taiwan dan memberikan pukulan bagi hubungan China-AS.
“China pasti akan mengambil tindakan tegas dan efektif,” tegasnya.
Sebelumnya, media melaporkan bahwa Nancy Pelosi, berencana mengunjungi Taiwan pada Agustus.
Hal ini dilaporkan oleh The Financial Times. Menurut laporan, dia berencana melakukannya lebih awal pada bulan April.
Namun diduga dibatalkan karena Covid 19. Perjalanan ini akan menjadi kunjungan pertama Ketua DPR AS ke Taiwan dalam 25 tahun terakhir.
Pada hari Minggu, delegasi yang dipimpin Pelosi berangkat ke Asia untuk mengunjungi Singapura, Malaysia, Korea Selatan dan Jepang.
Politisi itu menolak untuk merinci apakah dia bermaksud mengunjungi Taipei selama tur Asia-Pasifiknya.
Beijing menganggap pulau itu sebagai salah satu provinsinya dan posisi ini didukung oleh sebagian besar negara, termasuk Rusia.

