Masyarakat Adat di Ende Anugrahkan Gelar Kepada Presiden Jokowi Sebagai Mosalaki Beu Eko Bewa

ENDE — Masyarakat adat di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menganugerahkan gelar adat Mosalaki Ulu Beu Eko Bewa keopada Presiden Joko Widodo.

Melalui sebuah upacara di Tumah Tenun Ende, tetua adat menyerahkan gelar tersebut. Saat penyerahan itu Jokowi mengenakan pakaian daerah Ende, Ragi Lambu Luka Lesu dengan kain yang didominasi warna merah dan hitam.

Dikutip dari kanal YouTube Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rabu (1/6) gelar adat tersebut bermakna “Pemimpin Seluruh Wilayah Indonesia dari Sabang Sampai Merauke.”

Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Ende.

“Saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat NTT khususnya masyarakat Ende yang telah menerima saya, ibu Iriana, dan rombongan sejak awal datang sampai sekarang diterima dengan penuh kehangatan,” katanya.

“Inilah kenapa Bung Karno memiliki pemikiran dan renungan-renungan yang dimulai dari Ende karena saya merasa beliau berada di tengah masyarakat yang dekat dengan pemimpinnya,” imbuhnya.

Jokowi sebelumnya juga berkesempatan mengunjungi Taman Renungan Bung Karno. Taman tersebut menjadi tempat bagi Presiden Pertama RI Soekarno atau Bung Karno merenungkan dasar negara Pancasila.

Jokowi sebelumnya juga memimpin upacara kenegaraan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila.

Tinggalkan komentar