YOGYAKARTA — Menhan Prabowo Subianto bersilaturrahmi Iedul Fithri dengan menemui Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana di Istana Yogyakarta, Senin (2/5). Prabowo didamping putra tunggalnya, Didit Prabowo.
“Hari ini saya ketamuan Pak Prabowo dan Mas Didit dalam rangka silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri,” ujar Presiden usai melakukan pertemuan.
Presiden mengatakan, dirinya bersama dengan Prabowo sama-sama saling membicarakan hal ringan. “Kami banyak berbincang-bincang, tetapi hal-hal yang ringan-ringan, bukan politik, ndak. Ekonomi juga ndak. Ringan semua yang kita bicarakan,” ungkap Kepala Negara.
Menurut Presiden, esensi penting dari pertemuan silaturahminya dengan Menhan pada hari ini adalah saling memaafkan di hari raya. “Saya rasa yang paling penting sudah saling silaturahmi dan juga saling bermaaf-maafan. Yang paling penting itu,” tandas Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan dirinya sangat senang dan mendapat kehormatan dapat diterima oleh Presiden dan keluarga di hari yang fitri bagi seluruh umat Muslim.
“Saya hari ini mendapat kehormatan besar, saya diterima beliau pada Hari Idul Fitri,” ujar Prabowo.
Ia juga menyebut, sudah menjadi tradisi baginya untuk mengunjungi dan bersilaturahmi dengan Presiden di hari raya.
“Memang sudah tradisi kami, hari pertama kita silaturahmi kepada pemimpin kita, kepada presiden kita,” jelas Prabowo lebih lanjut.
Prabowo mengaku bahwa dirinya menyantap makanan khas Lebaran berupa opor dan bakso. Tadi saya makan bakso, tempe bacem, dan opor,” ungkap Prabowo.
“Terima kasih Bapak Presiden telah menerima kami, suatu kehormatan besar. Kami optimis menghadapi tahun-tahun yang akan datang,” tandas Prabowo.

