JAKARTA — Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dinilai memiliki andil dalam pengungkapan kasus mafia minyak goreng oleh Kejaksaan Agung yang menyeret Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana (IWW).
Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan Megawati menggunakan alat yang dimilikinya di Kejaksaan Agung sehingga IWW ditangkap. Perdagangan sawit, menurut Rocky, merupakan kartel yang selalu melibatkan kekuasaan.
“Masak seorang Dirjen bisa membuat keputusan? Dirjen kan pelaksana teknis saja. Kekuasaan di atas Dirjen, masih ada Menteri. Makanya saat Jaksa Agung membuat konferensi pers, dan menjawab, kalau Menterinya tersangkut akan diperiksa juga,” ujarnya seperti dikutip CIN dari akun Youtube Rocky Gerung Official, Kamis (21/4).
Rocky lantas menyoroti bungkamnya pihak kepolisian dan KPK atas mafia minyak goreng yang melibatkan pejabat dan pengusaha.
Menurutnya, kasus ini layaknya pementasan theater besar yang akhirnya diintervensi oleh Kejaksaan Agung atas titah dari PDIP.
“Kita juga mungkin bisa lihat, Jaksa Agung itu proksi dari PDIP. Ibu Mega mungkin kesal disindir tidak pro emak-emak. Nah [ibaratnya dia bilang] saya sekarang tunjukan nih saya juga tahu permainan minyak goreng,” tuturnya.
Terkait alasan Kejagung yang ambil alih langsung kasus tersebut, menurut analisa Rocky, merupakan bentuk taring PDIP yang sedang kontra dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
- Mantan Penyidik KPK Yakin Kasatgas Penyidikan KPK Dapat Segera Menangkap Harun Masiku
- Cakrawala Indo News Resmi Pindah Alamat Website
- TPN Ganjar-Mahfud Sebut Kapolri Melarang Seorang Kapolda Untuk Bersaksi di MK
- TPN Ganjar-Mahfud Sebut Banyak yang Ketakutan Jadi Saksi Kecurangan Pemilu
- Kasus Korupsi Proyek IPDN, Eks Pejabat Kemendagri Dudy Jocom Divonis 4 Tahun Penjara
“Kalau Ibu Mega lagi pasang wajah keras terhadap Istana, pasti ada impact-nya. Kita udah hapal dia selalu punya senjata rahasia. Diam-diam menyentil, dan sentilan kali ini agak berat,” ucapnya.
Dikutip dari Bisnis.com, Rocky juga menyebut meski ada pihak swasta yang jadi tersangka, tetapi dari banyak kartel kelapa sawit yang lebih besar mengapa hanya Wilmar yang dijadikan tersangka.
“Kenapa tidak ada Sinar Mas di situ? Itu pertanyaan publik,” kata Rocky.

