JAKARTA — Polisi telah menangkap 19 tersangka kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Para tersangka ditangkap di enam wilayah Indonesia.
“Kita sudah menangkap kurang lebih 19 tersangka di 6 wilayah dan ini akan terus kita lakukan sehingga kemudian distribusi atau peruntukan dari BBM bersubsidi betul-betul bisa diberikan pada masyarakat. Sedangkan kebutuhan industri akan disiapkan dari kuota yang disiapkan untuk industri,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (8/4).
- Mantan Penyidik KPK Yakin Kasatgas Penyidikan KPK Dapat Segera Menangkap Harun MasikuJAKARTA – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harapan meyakini AKBP Rossa Purbo Bekto selaku Kasatgas Penyidikan KPK dapat segera menangkap Harun Masiku, tersangka kasus pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara terkait dengan penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019—2024 di KPU RI. “Tim penyidik tambahan di bawah kepemimpinan Kasatgas Penyidikan… Baca Selengkapnya: Mantan Penyidik KPK Yakin Kasatgas Penyidikan KPK Dapat Segera Menangkap Harun Masiku
- Cakrawala Indo News Resmi Pindah Alamat Website
- TPN Ganjar-Mahfud Sebut Kapolri Melarang Seorang Kapolda Untuk Bersaksi di MKJAKARTA – Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis mengaku kecewa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melarang seorang kapolda untuk bersaksi di Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini disampaikan Todung saat disinggung soal adanya kapolda yang bakal bersaksi di MK ketika gugatan hasil Pilpres 2024 diajukan. Ia mengaku kecewa dengan pelarangan tersebut.… Baca Selengkapnya: TPN Ganjar-Mahfud Sebut Kapolri Melarang Seorang Kapolda Untuk Bersaksi di MK
Penyalahgunaan BBM bersubsidi dilakukan oleh sekelompok orang yang mengakibatkan disparitas harga antara solar bersubsidi dengan solar industri. Listyo mengatakan disparitas harga itu mencapai Rp12.500.
“Hal tersebut tentu menambah beban bagi pemerintah dan tentunya ini juga akan menimbulkan permasalahan. Di satu sisi subsidi yang seharusnya diberikan pada masyarakat yang memang perlu subsidi tadi sudah disampaikan transportasi umum, UMKM, kemudian masyarakat yang memang perlu disubsidi PKL kemudian ini digunakan untuk kebutuhan industri,” ujarnya.
Listyo mengatakan Pertamina akan menyiapkan SPBU untuk industri apabila diperlukan. “Kita jaga sehingga di lapangan solar subsidi tetap tersedia dan solar industri terpenuhi, solar-solar yang memang dipersiapkan untuk kebutuhan industri sehingga keberadaan minyak solar BBM yang secara riil, stok sebenarnya tercukupi, ini betul bisa jaga dan pertahankan,” ungkapnya.

