Dewas Jatuhkan Sanksi Etik Terhadap Dua Pegawai KPK Berinisial SK dan DW Karena Terbukti Berselingkuh

JAKARTA, CIN – Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjatuhkan sanksi etik terhadap dua pegawai KPK, berinisial SK dan DW, karena keduanya terbukti berselingkuh.

Berdasarkan salinan putusan yang diterima Antara, SK merupakan staf informasi dan data, sedangkan DW adalah seorang jaksa.

“Itu benar,” kata Anggota Dewas KPK Albertina Ho saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (5/4/2022).

Pengusutan terkait pelanggaran etik tersebut bermula dari adanya aduan dari seorang saksi, yang merupakan suami sah SK.

Suami sah SK melaporkan SK dan DW atas pelanggaran perselingkuhan atau perzinahan, yang dapat dikualifikasi sebagai perbuatan tidak mengindahkan kewajiban nilai dasar integritas sebagai insan KPK.

SK dan DW dilaporkan dengan dugaan melanggar kode etik dan kode perilaku, sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Ayat (1) huruf n Peraturan Dewan Pengawas Nomor 02 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Dalam persidangan etik, Dewas juga memeriksa delapan saksi dari Direktur Pelayanan, Pelaporan, dan Pengaduan Masyarakat KPK; Direktur Penuntutan KPK; serta suami dan ibu mertua dari SK.

Selain itu, dalam persidangan, Dewas juga memeriksa tiga orang saksi meringankan (A de charge).

Dalam putusan, Dewas menyatakan SK dan DW secara bersama-sama bersalah melakukan perbuatan perselingkuhan atau perzinaan, yang dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan tidak mengindahkan kewajiban nilai dasar integritas sebagai insan komisi, yang bertentangan dengan Pasal 4 Ayat (1) huruf n Peraturan Dewan Pengawas Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penegakan Kode Etik dan Kode Perilaku KPK.

  • Meski Mengandung Alkohol MUI Tetap Halalkan Coca-Cola
    JAKARTA – Minuman ringan Coca-Cola disinyalir mengandung kadar alkohol di dalamnya. Hal ini mengejutkan banyak pihak, mengingat minuman tersebut sudah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lantas, bagaimana MUI menyikapi kabar yang terungkap dari pengakuan seorang warga Amerika Serikat tersebut? Ketua MUI KH Ma’ruf Amin mengatakan, seluruh produk makanan atau minuman yang sudah memiliki sertifikat halal dari MUI layak untuk dikonsumsi. Dirinya mengaku, Coca-Cola pun sudah memiliki sertifikat halal. “Coca-Cola halal untuk diminum. Karena, kami sudah melakukan penelitian dan audit dalam proses pembuatannya,” kata Ma’ruf Amin saat dikonfirmasi awak media pada, Kamis (17/2/2011). Menurutnya,… Baca Selengkapnya: Meski Mengandung Alkohol MUI Tetap Halalkan Coca-Cola
  • Ditemukan Uang Rp1,5 Miliar di Kardus Durian, Dua Pejabat Kemenakertrans Diringkus Tim Penyidik KPK
    JAKARTA– Setidaknya dua orang pejabat dan staf Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) diringkus tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka ditangkap di tempat terpisah, lengkap dengan barang bukti berupa dana sebesar Rp 1,5 miliar. Duit yang diduga bakal jadi pelicin proyek itu, berada dalam satu kardus bersama durian. “Mereka tertangkap tangan. Kurirnya membawa kardus berisi durian dan uang” kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di kantornya, Kamis (25/8/2011). “Di dalamnya ada slip pengambilan uang dari bank” Ketiga orang yang diciduk tim KPK itu adalah DNW; seorang pegawai swasta, INS; Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan… Baca Selengkapnya: Ditemukan Uang Rp1,5 Miliar di Kardus Durian, Dua Pejabat Kemenakertrans Diringkus Tim Penyidik KPK
  • Berikut Daftar Lengkap Nama-nama Pemenang Anugerah BUMN 2011
    JAKARTA — Ratusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bertarung untuk menjadi BUMN terbaik dengan memamerkan kinerja yang telah dilakukan sepanjang tahun 2011 ini. Namun, hanya beberapa BUMN saja lah yang mampu menunjukkan hasil terbaiknya. Dalam acara BUMN Award yang digelar Kamis (1/12/2011) malam ini terdapat 13 kategori penghargaan yang diberikan kepada BUMN-BUMN yang dianggap telah melakukan berbagai inovasi sehingga dapat meningkatkan kinerjanya lebih baik. “Salah satu tujuan dari diselenggarakannya penghargaan ini adalah memberikan penghargaan kepada BUMN yang telah mengembangkan inovasi yang memberi dampak signifikan dalam peningkatan kinerja korporasi,” ungkap Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN Award 2011,… Baca Selengkapnya: Berikut Daftar Lengkap Nama-nama Pemenang Anugerah BUMN 2011
  • Dewan Pers Pertanyakan Rencana Kapolri Melibatkan Wartawan Sebagai Intelijen Pemilu
    Jakarta – Dewan Pers mempertanyakan rencana Kepala Kepolisian Indonesia, Sutarman untuk melibatkan wartawan sebagai intelijen Pemilu. Anggota Dewan Pers Nezar Patria mengatakan, lembaganya tengah mempelajari dan meminta bekas kepala penyidik Polri itu mengklarifikasi rencana tersebut.

Dewas menghukum keduanya dengan sanksi sedang, berupa permintaan maaf secara terbuka tidak langsung. Terakhir, Dewas merekomendasikan kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk memeriksa lebih lanjut SK dan DW guna penjatuhan hukuman disiplin.

Putusan itu dijatuhkan pada 7 Maret 2022 oleh Ketua Majelis Tumpak Hatorangan Panggabean, serta oleh Indriyanto Seno Adji dan Syamsuddin Haris selaku anggota. Putusan dibacakan pada 10 Maret 2022 dengan dihadiri para terperiksa.

Tinggalkan komentar