Presiden Jokowi Tegaskan Dirinya Akan Taat dan Patuh Pada Konstitusi Atau UDD 1945

JAKARTA — Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya bereaksi terhadap usulan penundaan Pemilu yang mendapatkan tentangan luas. Banyak kalangan menduga usul penundaan Pemilu berhembus dari kalangan dekat Istana, namun kini Jokowi menegaskan dirinya akan taat konstitusi.

Jokowi menegaskan dirinya akan terus mematuhi konstitusi atau UDD 1945 dalam menjawab wacana penundaan pemilihan umum (pemilu) dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Kita bukan hanya taat dan tunduk, tetapi juga harus patuh pada konstitusi,” kata Jokowi kepada Wartawan di Istana Bogor, dikutip Sabtu (5/3).

Kendati demikian, Jokowi melanjutkan bahwa dirinya tidak membendung adanya wacana penundaan pemilu, sebab hal tersebut dinilainya sebagai bagian dari demokrasi Tanah Air.

“Siapa pun boleh-boleh saja mengusulkan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, menteri atau partai politik, karena ini kan demokrasi. Bebas saja berpendapat. Namun, kalau sudah pada pelaksanaan semuanya harus tunduk dan taat pada konstitusi,” ujar Jokowi.

Tinggalkan komentar