JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melantik Andi Widjajanto menjadi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada Senin (21/2/2022) ini. Andi menggantikan Agus Widjojo yang ditunjuk menjadi Duta Besar RI untuk Filipina.
Informasi soal pelantikan Gubernur Lemhannas baru disampaikan oleh Plt Gubernur Lemhannas Marsdya Wieko Syofyan pada Minggu (20/2/2022).”Iya besok (hari ini) memang ada rencana pelantikan gubernur, namun saya belum tahu info pastinya. Mungkin benar tapi saya belum dapat berita pastinya,” kata Wieko saat dimintai konfirmasi.
Kabar penunjukan Andi Widjajanto sebagai Gubernur Lemhannas juga dibenarkan sumber di lingkungan pemerintahan. Selain melantik Gubernur Lemhannas, Jokowi juga diagendakan bakal melantik pimpinan lembaga lain.
Posisi Gubernur Lemhannas dijabat Plt usai Agus Widjojo dilantik sebagai duta besar. Agus mengatakan dirinya telah menerima surat pemberhentian dari Gubernur Lemhannas pada Selasa (11/1/2022).
Andi Widjajanto merupakan alumnus FISIP Universitas Indonesia. Dia dikenal sebagai pengamat pertahanan. Dia pernah mengenyam pendidikan master di Industrial College of Armed Forces, Washington DC, Amerika Serikat.
Dia juga beberapa kali diajak untuk menjadi anggota Task Force Pusat Studi Pemerintah Daerah (LOGOS) serta Task Force for Defense White Paper SESKO TNI AD. Andi pernah menjadi salah satu anggota Timses Jokowi dalam Pemilu 2014. Tim itu ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan disetujui oleh Jokowi.
Putra politikus senior PDI Perjuangan Theo Syafei itu menduduki posisi strategis, yakni Deputi Kepala Staf Kantor Transisi yang mengurusi isu pertahanan, keamanan dan struktur kabinet Jokowi-JK.
Pada Oktober 2014, Jokowi menunjuk Andi Widjajanto sebagai Sekretaris Kabinet. Posisi itu didudukinya hanya satu tahun. Pada tahun 2020 Andi Widjadjanto menjabat penasihat senior Kantor Staf Presiden (KSP). Andi diangkat sebagai penasihat senior per 4 Februari 2020. Jabatan itu diembannya hingga saat ini.

