Sebanyak 2,4 Juta Orang Harus Mengulang vaksinasi Covid-19 Dari Awal

JAKARTA — Sebanyak 2,4 juta orang belum mendapatkan vaksin Covid-19 dosis 2 selama lebih dari 6 bulan setelah disuntik vaksin dosis 1. Dengan demikian, mereka harus mengulang kembali vaksinasi Covid-19 dari dosis pertama.

“Bagi masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua da am waktu lebih dari enam bulan, vaksinasi primernya akan dihitung untuk diulang kembali,” kata Jurubicara Kementrian Kesehatan Nadia Tarmizi, Rabu (16/2).

Masyarakat yang harus mengulang vaksinasi primer dari awal, katanya, bisa memilih jenis vaksin yang berbeda dari sebelumnya. Aturan untuk mengulang vaksinasi tersebut merupakan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Selain itu, menurut Nadia, terdapat sebanyak 18,4 juta orang yang belum mendapatkan dosis kedua dalam rentang kurang dari 6 bulan. Mereka, kata Nadia, masih bisa melanjutkan untuk menerima dosis kedua dan tidak perlu mengulang dari dosis pertama.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah meminta agar masyarakat segera melengkapi vaksin Covid-19 agar terlindungi dengan sempurna, khususnya dari varian Omicron. “Tolong segera dilengkapi vaksinasinya. Jangan tunggu-tunggu lagi, jangan pilih-pilih lagi vaksinnya, langsung disuntik,” kata Budi dalam keterangan pers, Senin (14/2).

Budi mengatakan, masyarakat harus mendapatkan proteksi vaksin Covid-19 secara lengkap dua dosis.

Pasalnya, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 banyak yang masuk intensive care unit (ICU) hingga akhirnya wafat ternyata belum mendapat suntikan vaksinasi secara lengkap.

Tinggalkan komentar