Rusia Akan Segera Menyerang, Berbagai Negara Mendesak Warganya Tinggalkan Ukraina

KYIV — Negeri Vladimir Putin (Rusia) diyakini akan melakukan serangan ke bekas sesama Uni Soviet itu, dan menimbulkan ketegangan dengan NATO. Sehingga banyak negara mendesak warganya untuk pergi dari Ukraina. Bahkan beberapa telah mengurangi staf diplomatik di sana.
Ini terjadi di tengah makin memanasnya situasi konflik dengan Rusia.

Permintaan meninggalkan Kyiv dilakukan 19 negara. Yakni Amerika Serikat (AS), Jerman, Italia, Inggris, Irlandia, Belgia, Luksemburg, Belanda, Kanada, Norwegia, Estonia, Lithuania, Bulgaria, Slovenia, Australia, Jepang, Israel, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Prancis dan Rumania, meski belum melakukan hal serupa, juga telah meminta warga untuk tidak melakukan perjalanan Ukraina. Rusia pun menarik beberapa staf diplomatik dengan alasan takut “provokasi”.

Sementara Badan-badan Uni Eropa merekomendasikan personel diplomatik yang tidak penting untuk meninggalkan negara itu dan melakukan telecommuting dari luar negeri.

Diketahui, beberapa maskapai seperti KLM Belanda, telah mengumumkan menangguhkan penerbangan ke Ukraina sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Sebelumnya, NBC News menyebut Rusia akan segera menyerang Ukraina, Selasa (15/2/2022) waktu setempat atau Rabu waktu RI. Hal sama juga dikatakan dua pejabat AS yang menjadi sumber Reuters, di mana serangan mungkin terjadi 15 Februari atau akhir Maret mendatang.

Masalah Rusia dan Ukraina cukup kompleks. Bukan hanya klaim teritori tapi juga kekhawatiran Rusia akan bergabungnya Ukraina dengan NATO dan berdirinya pangkalan pakta pertahanan itu di Eropa Timur.

Tinggalkan komentar