Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Rusia NATO Tidak Suka Melihat Perdamaian di Ukraina

MOSKOW – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko meyakini jika aliansi pertahanan negara-negara barat, NATO, tidak suka melihat perdamaian di Ukraina tetap terjaga. Ia menyebut NATO hanya bertujuan untuk terus menekan Rusia.

Rudenko mengatakan bahwa inilah alasan mengapa negara-negara barat terus menuduh Rusia berencana untuk menginvasi Ukraina, meski Moskow sudah berulang kali membantahnya.

“Situasinya menjadi benar-benar tidak masuk akal,” katanya dalam sebuah wawancara dengan TASS pada Kamis (10/2),

“Kami telah berulang kali menyatakan di berbagai tingkatan bahwa kami tidak memiliki rencana untuk ‘menyerang’ atau ‘menginvasi’ Ukraina. Namun, Barat, dan juga Ukraina, enggan mendengar apa yang kami katakan. Jelas, membangun perdamaian di Ukraina bukanlah bagian dari rencana NATO,” tambahnya.

Dia juga mengklaim bahwa semua yang dilakukan Barat yang melibatkan Ukraina hanya ditujukan untuk merusak kemampuan pertahanan dan pembangunan ekonomi Rusia.

Menurutnya, negara-negara barat tidak ingin Rusia menjalin hubungan kerjasama yang kuat dengan negara-negara bekas Uni Soviet.

“Banyak langkah diambil untuk membuat orang-orang Slavia saling bertentangan dan mencegah kerja sama yang erat antara negara-negara bekas Uni Soviet, karena itu akan mengarah pada penguatan posisi kami, termasuk posisi ekonomi, di panggung internasional. Pada saat yang sama, hanya sedikit orang di Barat yang peduli dengan Ukraina dan kesejahteraan rakyatnya,” tukasnya.

Tinggalkan komentar