Komisi III DPR RI Akan Teruskan Aspirasi Aliansi Borneo Bersatu Kepada Kapolri

JAKARTA — Komisi III DPR menggelar audensi dengan masyarakat Kalimantan yang tergabung dalam Aliansi Borneo Bersatu. Audensi yang digelar pada siang ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III Pangeran Khairul Saleh.

Audensi itu digelar untuk mendengarkan aspirasi berkaitan dengan polemik ucapan Edy Mulyadi yang menuai kontroversi dan kecaman atas pernyataannya menyoal ” Kalimantan tempat jin buang anak” yang menyinggung masyarakat setempat.

Dari pantauan CIN, ada sekitar 20 anggota Aliansai Borneo Bersatu tang datang ke ruang rapat Komisi III. Mereka memakai pakaian khas adat Kalimantan.

“Dayak, Dayak, Dayak, Dayak,” ujar anggota aliansi sesampainya di ruang rapat, Kamis (27/1/2022).

Anggota Komisi III Fraksi PDIP, Irjen Pol (Purn) Safaruddin yang menerima kedatangan Aliansi Borneo Bersatu mengatakan bahwa Komisi III menerima kedatangan aliansi yang hendak menyampaikan aspirasi.

Ia menegaskan bahwa audensi berkaitan dengan kasus Edy Mulyadi.

“Ya masalah itu Pak Edy Mulyadi,” kata Safaruddin.

Safarudsin sendiri yang berasal dari Dapil Kalimantan Timur itu mengakui bahwa dirinya tersinggung atas ucapan Edy.

“Saya juga orang yang sudah bertempat tinggal di sana juga merasa tersinggung dengan pernyataan beliau itu. Ya nggak boleh ngomong gitu lah,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa aspirasi dari masyarakat Kalimantan yang diwakilkan oleh Aliansi Borneo Bersatu akan ia teruskan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Kita wakil DPR nanti apalagi ini di Komisi III nanti kita sampaikan ke Polri aspirasi yang ada ini nanti kita teruskan ke kapolri,” kata Safaruddin.

Tinggalkan komentar