Fahira Idris Sebut Dua Isu Utama Yang Akan Ditelusuri Pansus PCR DPD RI

JAKARTA — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Polymerase Chain Reaction (PCR). Senator Jakarta, Fahira Idris dipilih sebagai Ketua Pansusnya.

Pembentukan pansus ini merupakan respons cepat DPD RI atas berbagai persoalan bangsa yang menjadi concern atau perhatian besar dari seluruh rakyat salah satunya terkait PCR yang sejak awal pandemi hingga detik ini menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat.

Terpilih Sebagai Ketua Pansus PCR DPD RI Fahira Idris mengatakan, isu PCR di masyarakat dinamikanya begitu tinggi. Sementara di media massa isu PCR ini juga demikian masif diulas. Bahkan, dinamika isu PCR yang lebih tinggi lagi bisa ditemui di berbagai platform sosial media. Dinamika yang terjadi terkait PCR ini, salah satunya adalah soal harga tes PCR yang dinilai banyak pihak mengindikasikan ada kekeliruan kebijakan.

“Sebagai wakil rakyat, kami punya tanggung jawab konstitusional dan tanggung jawab moral untuk menelusuri soal PCR ini agar semuanya clear dan tidak menjadi bola liar,” kata Fahira Idris dalam keterangan tertulis di akun sosial media pribadinya pada, Jumat (21/1/2022).

Menurut Fahira, Pansus ini menjadi ikhtiar DPD RI untuk melakukan identifikasi dan klarifikasi, menyajikan peta substansi persoalan dan memberikan masukan, pemikiran, gagasan.

Selain itu, target dari Pansus ini adalah memberi rekomendasi terkait dugaan kebijakan PCR yang membebani publik khususnya menyangkut transparansi dan akuntabilitas serta isu konflik kepentingan.

Menurit Fahira, ada dua isu utama yang akan ditelusuri Pansus PCR DPD RI,

Pertama, apakah regulasi yang ada di bidang kebijakan PCR telah memadai, transparan dan akuntabel dalam memastikan kepentingan masyarakat terjamin.

Kedua, apakah terdapat konflik kepentingan dari penyelenggara negara di dalam kebijakan bisnis PCR khususnya dikaitkan dengan dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat dalam akses kesehatan.

https://t.co/n8aXWPUUNA

Dalam memimpin Pansus PCR, Fahira didampingi tiga orang wakil ketua yaitu Wakil Ketua I Elviana (Senator Jambi), Wakil Ketua II Hasan Basri (Senator Kaltara) dan Wakil Ketua III Angelius Wake Kako (Senator NTT).

Tinggalkan komentar