Polres Lumajang Telah Mengantongi Identitas Pelaku Viral Pembuang Sesajen

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti memastikan pihaknya telah mengantongi identitas pelaku pembuang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru yang videonya viral di media sosial.

“Identitasnya kami sudah tahu,” ungkapnya sebagaimana dilansir jatim.jpnn.com, Senin (10/1).

Meski sudah ada sinyal terang terkait identitas pelaku pembuangan, pihaknya masih berusaha menghubungi yang bersangkutan.

“Kami juga menelusuri melalui sosial medianya, mas,” ucapnya.

Sekadar informasi, pelaku bernama Hadfana Firdaus, 32, warga Dusun Tarang Tereng, Kelurahan Tirtanadi, Kecamatan Labuham Haji, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Indikasi ke arah seseorang sudah kami dapat, tetapi masih perlu waktu untuk kami ungkap,” ucap Eka.

Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor telah melaporkan pelaku pembuangan sesajen di Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, itu ke Polres Lumajang.

Perwakilan LBH Ansor Miko membenarkan informasi bahwa Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lumajang telah melaporkan aksi tak terpuji pembuang sesajen itu pada Senin (10/1).

Pihak GP Ansor merasa adanya video pembuangan sesajen tersebut sangat meresahkan warga dan berpotensi memecah belah umat

Sementara, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa pihaknya mencari pria membuang sesajen di kawasan erupsi Semeru Kecamatan Pronojiwo.

Ia memastikan, pria yang ada di video itu bukan orang Lumajang.

“Saya pastikan bukan orang Lumajang, ini orang yang datang dari luar,” ujar Cak Thoriq dilansir Wartabromo pada Minggu (9/1/2022).

Untuk itu, pihaknya berupaya mencari pelaku tersebut.

Cak Thoriq menyebut video tersebut dapat berpotensi mengganggu kestabilan sosial masyarakat Lumajang yang saat ini hidup berdampingan dengan beragam agama.

“Teman-teman baik aparat maupun relawan, dari mana atau identitas orang itu, saya minta untuk segera dicari dan segera melakukan klarifikasi supaya ini tidak mengganggu kami yang saat ini damai,” lanjutnya.

Dugaan sementara, pria tersebut warga luar atau relawan yang ada di kawasan Pronojiwo. Namun, butuh kepastian lagi setelah pria tersebut ketemu.

“Saya ingin ini tidak berlarut-larut, ini harus segera ada langkah-langkah untuk melakukan pemahaman kembali terhadap relawan yang datang di Kabupaten Lumajang itu dengan unsur kemanusiaan,” tandasnya.

Tinggalkan komentar