Fahmi Alkatiri Dinilai Menghina Pribumi, WargaNet Minta Polri Menindaklanjut

JAKARTA — Cuitan pegiat media sosial, Fahmi Alkatiri kini menjadi sorotan warganet, sebab narasi cuitannya dinilai tak pantas dan diduga menyindir pribumi.

Dari foto tangkapan layar kicauan Fahmi Alkatiri dengan nama akun FahmiHerbal itu viral usai diunggah pengguna Twitter Rizmaya_, seperti di kutip pada, Minggu (9/1/2022).

Dalam narasi cuitannya, netizen tersebut menilai narasi kicauan akun Fahmi Alkatiri itu sadis. Ia pun lantas melaporkan hal itu ke Divisi Humas Polri dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

“Kata-katanya mirisss dan sadis. Bagaimana ini pak DivHumas_Polri ListyoSigitP???,” cuit netizen Rizmaya_. Dilihat dari foto tangkapan layar itu, tampak akun Fahmi Alkatiri tersebut mengaku ganteng. Ia pun lantas menyinggung pihak yang disebutnya dengan istilah ‘China vangke’.

“Ganteng kan gw. Ngga pesek kayak lo. Sesak nafas. Makanya belajar cari bapak yang bener. Masa china vangke berak di kebon jadi bapak lo,” tulis akun Fahmi Alkatiri.

Tangkapan layar.

Selain itu, dalam tangkapan layar tersebut juga terlihat kicauan Fahmi yang tampak emosi lantaran disebut ‘tamu’ oleh warganet lainnya.

“Tamu? Lo aja tinggal dalam hutan. Gelantungan,” ujar Fahmi Alkatiri.

Lantaran tak terima disebut tamu, Fahmi pun mengatakan bahwa dirinyalah yang mengajarkan warganet itu cara berpakaian, bercelana, dan beragama.

“Kami yang ajarkan kalian berpakaian. Bercelana. Beragama. Dulu kalian tu babi,” ujar Fahmi.

Tak hanya itu, dalam foto tangkapan layar kicauan akun Fahmi tersebut tampak pegiat media sosial itu menyebut jika dirinya tidak ada maka pihak yang disinggungnya itu masih tinggal dalam goa. “Hei anjing! Ngga ada kami kau masih tinggal dalam goa. Ngerti njing,” tegasnya.

Tinggalkan komentar