Jakarta — Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Banyak negara ingin belajar dan bermitra dengan Indonesia.
Menurut Luhut, Hal itu di karenakan keberhasilan Indonesia dalam menangani situasi pandemi covid-19, Sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan dengan baik
“Pernyataan ini bukanlah tanpa sebab, karena kita sama-sama melihat bagaimana situasi pandemi covid-19 di Indonesia yang terkendali sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan dengan baik. Itulah yang saya sampaikan sore hari ini ketika menerima kunjungan dari Secretary of State Amerika Serikat sekaligus “tangan kanan” dari Presiden Joe Biden, Antony Blinken. Bagi Mr.Blinken, kunjungan ini adalah kali pertama nya datang ke Indonesia setelah dipilih sebagai salah satu menteri dalam jajaran Kabinet Biden-Harris,” kata Luhut dalam keterangan tertulisnya pada, Selasa (14/12/2021).
Saat menerima kunjungan menerima kunjungan dari Secretary of State Amerika Serikat sekaligus “tangan kanan” dari Presiden Joe Biden, Antony Blinken, Luhut menyampaikan perubahan-perubahanyang begitu cepat untuk memanfaatkan potensi di Indonesia untuk menjadi rantai pasok global di bidang hilirisasi sumberdaya alam.
“Saya sampaikan kepada Mr.Blinken secblinken bahwa Indonesia hari ini begitu berubah dari yang dikenal dan bergerak begitu cepat untuk memanfaatkan potensi yang kami miliki. Saya jelaskan bahwa kami ingin menjadi bagian dari rantai pasok global di bidang hilirisasi sumberdaya alam dan saya juga mengajak mereka untuk bergabung kedalam proyek penambahan nilai ini,” ungkap Luhut.
Selain infrastruktur dan pemulihan ekonomi, saya melihat Mr.Blinken punya komitmen yang kuat untuk menjalin kemitraan dengan Indonesia khususnya dalam pelestarian lingkungan. Untuk itu saya tegaskan kepada beliau bahwa Indonesia akan selalu menjaga komitmen pada Paris Agreement dan Net Zero Emission dengan fokus pada kebijakan yang punya “concern” pada perubahan iklim dan pengurangan emisi seperti restorasi mangrove dan lahan gambut, serta mekanisme transisi energi dari bahan bakar fosil kepada EBT.
Luhut menyampaikan kepada Mr Blinken, Lewat transformasi ekonomi yang berfokus pada pengembangan industri bernilai tambah, bahwa Indonesia akan tumbuh lebih kuat setelah pandemi.
“Maka dari itu kami akan selalu menjadi mitra strategis bagi semua negara yang membuka peluang kerjasama dengan Indonesia, tidak terkecuali Amerika Serikat.Dan selayaknya kemitraan yang strategis, tentunya akan ada ruang untuk “improvement” sesuai amanat Presiden Joko Widodo kepada para menteri nya bahwa hubungan kemitraan yang baik dan penuh “respect” akan selalu diupayakan selama punya manfaat yang besar bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,”ucap Luhut.

