Ini Petunjuk Teknis Kemenkes Terkait Pelaksanaan Pemberian Dosis Vaksinasi Covid-19

JAKARTA – Cakupan vaksinasi lengkap Indonesia sudah mencapai 100 juta dosis. Di sisi lain, pemerintah terus mengupayakan ketersediaan berbagai jenis vaksin untuk program ini. Hingga saat ini, tercatat sudah 11 vaksin yang diberikan izin penggunaan darurat oleh BPOM. Lalu, berapakah dosis vaksin COVID-19 untuk setiap jenis vaksin tersebut?

Meskipun sudah terdapat 11 jenis vaksin yang memperoleh izin penggunaannya, akan tetapi jika merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/12758/2020 baru 6 jenis yang digunakan untuk program vaksinasi COVID-19 di Indonesia, yakni:

Vaksin Sinovac
Vaksin AstraZeneca
Vaksin Sinopharm
Vaksin Moderna
Vaksin Novavax
Vaksin Pfizer

Dosis vaksin COVID-19
Secara umum, pemberian vaksin COVID-19 diberikan dalam 2 dosis. Adapun pemberian dosis pertama dan kedua harus dengan jenis vaksin yang sama.

Lalu, berapa dosis vaksin COVID-19? Merujuk pada Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi oleh Kementerian Kesehatan, berikut informasi lengkapnya:

  1. Vaksin Sinovac
    Vaksin disuntikkan secara intramuskular 2 kali dengan jarak pemberian antara dosis adalah 28 hari. Setiap dosis sebesar 0,5 mL.
  2. Vaksin Sinopharm
    Vaksin disuntikkan secara intramuskular 2 kali dengan jarak pemberian antara dosis adalah 21 hari. Setiap dosis sebesar 0,5 mL.
  3. Vaksin AstraZeneca
    Vaksin disuntikkan secara intramuskular 2 kali dengan jarak pemberian antara dosis adalah 12 minggu. Setiap dosis sebesar 0,5 mL.
  4. Vaksin Novavax
    Vaksin disuntikkan secara intramuskular 2 kali dengan jarak pemberian antara dosis adalah 21 hari. Setiap dosis sebesar 0,5 mL.
  5. Vaksin Moderna
    Vaksin disuntikkan secara intramuskular 2 kali dengan jarak pemberian antara dosis adalah 28 hari. Setiap dosis sebesar 0,5 mL.
  6. Vaksin Pfizer
    Vaksin disuntikkan secara intramuskular 2 kali dengan jarak pemberian antara dosis adalah 21 hingga 28 hari. Setiap dosis sebesar 0,3 mL.
  7. Vaksin Cansino
    Vaksin disuntikkan secara intramuskular 1 kali dengan dosis sebesar 0,5 mL.
  8. Vaksin Sputnik V
    Vaksin disuntikkan secara intramuskular 2 kali dengan jarak pemberian antara dosis adalah 21 hari. Setiap dosis sebesar 0,5 mL.

Tinggalkan komentar