Terjadi Berkali-kali, Kebakaran Kilang Minyak Cilacap Mencurigakan

JAKARTA — Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yuliani Paris menyayangkan peristiwa kebakaran Tangki Pertamina, Cilacap Jawa Tengah. Ia menegaskan, perlu ada evaluasi yang sangat mendalam terhadap prosedur keamanan, operasional, dan prosedur teknis lainnya di tangki minyak milik perusahaan BUMN itu.

“Terlalu sering kebakaran. Kami akan panggil Pertamina untuk mendapat penjelasan detil kebakaran ini. Apakah di kilang atau di bagian lain,” kata Andi Yuliani Paris dalam pesan singkatnya kepada wartawan pada, Sabtu (12/11/2021).

Politisi Fraksi PAN ini kembali menambahkan, harus ada audit forensik terhadap kelayakan alat di seluruh tangka milik Pertamina sebagai upaya memitigasi agar tidak terulang kejadian untuk kesekian kalinya. Termasuk menanyakan apakah semua alat di kilang-kilang memang rawan terhadap petir.

Sebagaimana diketahui telah terjadi kebakaran tangki Pertamina di Cilacap pada Sabtu (13/11) pukul 19.15 WIB. Menurut informasi, tangki 36T102 itu berisi Pertalite dengan level tangki 15,9 meter versus maximal level 20 meter, atau sekitar volume 31.000 KL versus maximal 39.000 KL.

Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno mengatakan, pihaknya akan memanggil Direksi PT Pertamina (Persero) untuk meminta penjelasan terkait kebakaran kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah.

Eddy mengatakan, pemanggilan pihak PT Pertamina ini perlu dilakukan karena kebakaran kilang minyak ini merupakan peristiwa yang ketiga kali.

“Kami di Komisi VII DPR RI juga akan memanggil Direksi Pertamina dan meminta penjelasan mengapa dalam setahun terjadi kebakaran kilang berulang sampai tiga kali,” kata Eddy dalam keterangan tertulis, Minggu (14/11/2021).

Eddy juga meminta Pertamina untuk tetap mengamankan pasokan Pertalite di seluruh Indonesia mengingat kebakaran tersebut terjadi di kilang minyak yang berisi Pertalite.

“Karena yang terbakar ini adalah kilang yang berisi Pertalite, maka jangan sampai kebakaran kilang menyebabkan goncangan pasokan Pertalite bagi konsumen di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Tinggalkan komentar