JAMBI — Kedatangan Mentri pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo ke Jambi, dalam kunjungan kerjanya melihat produktifitas pinang yang akan di ekspor ke Pakistan, saat melakukan pengecekan gudang biji pinang CV. Indokara di Jalan Suak Kandis, Desa Pudak III,kecamatan Kumpe Ulu Kabupaten Muaro Jambi, pada Sabtu 06/11/ 21, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo secara sengaja di hadapan gubernur Jambi Al Haris melakukan pengusiran terhadap awak media yang tengah melakukan peliputan.
Media yang melakukan peliputan merupakan media yang terdaftar dalam undangan liputan, Menteri Pertanian dan tim mengusir wartawan saat melakukan pengambilan gambar.
Tak hanya wartawan saja yang di usir, salah satu crew humas Balai Karantina Pertanian yang melakukan pengambilan gambar turut di usir.
Akibat perilaku pengusiran tersebut Gubernur Jambi al-haris mengklarifikasi, Kedetangan Mentri pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo kejambi guna mengecek kemajuan produktifitas hasil pertanian di provinsi jambi, sementara adanya insiden pengusiran wartawan yang akan meliput, bukan merupakan keinginan Mentri pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo, melainkan dalam suasana masa pandemi, dijelaskan haris, Mentri tidak ingin ada kerumunan.
“Beliau tidak mengusir, hanya beliau tidak ingin adanya berkerumun dimasa pandemi, beliau hanya ingin memantau pertanian Jambi, selain itu beliau tidak ingin adanya kerumunan dimasa pandemi covid-19” jelas gubernur Jambi alharis.
Selain itu dijelaskan Ia pun meminta maaf, terkait adanya Miss komunikasi, Haris menyakinkan Mentri Pertanian tidak melakukan pengusiran hanya saja tidak menginginkan akibat kedatanganya terjadi kerumunan dimasa pandemi.
“Saya minta maaf pada wartawan yang meliput acara tersebut, akibat Miss komunikasi, yakinlah pak Mentri tidak ada mengusir, hanya tidak ingin adanya kerumunan” kata alharis.
Perlu diketahui, Wartawan yang meliput merupakan diundang sebanyak 15 wartawan yang terdaftar dalam rilies liputan dengan membawa nama perusahaan media untuk meliput kegiatan Mentri pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo, sebelum pelepasan ekspor pinang berlangsung ke- 15 wartawan tersebut telah di brifing terdahulu.
Jadi wartawan yang meliput telah diberi pelatihan bagaimana meliput dalam suasana pandemi covid-19, sementara yang melanggar protokol kesehatan dalam kegiatan tersebut yakni Mentri pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo yang terlihat tidak menggunakan masker dengan baik, dan jelas Mentri pertanian sendiri yang langsung mengusir Wartawan.

Dari pengamatan C.I.News, Bila yang menjadi tolak ukur yakni protokol kesehatan, maka Mentri Syahrul Yasin Limpo yang melanggar protokol kesehatan dengan melepaskan masker, tanpa masker, kesalahan Mentri pertanian sudah jelas, dan diharapkan secara kesatria bawahan presiden Jokowi, Mentri pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo akuilah kesalahan dan lakukan permintaan maaf secara terbuka.

