JAMBI — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama rombongan mengusir Wartawan saat kunjungan kerja meninjau gudang pinang di desa pudak III, kabupaten Muaro Jambi.
“Perlakuan tak enak rombongan Menteri Pertanian Syahruk Yasin Limpo saat herkunjung ke Jambi guna mengecek gudang pinang di desa pudak III, kabupaten Muaro Jambi
Rombongan menteri pertanian tersebut mengusir Wartawan pada
Yg hendak meliput
Jambi Sabtu (6/11/2021),” kata awak media yang berada di lokasi pada, Sabtu (6)11/2021).
Sejumlah wartawan saat hendak melakukan peliputan diusir oleh Mentan Syahrul yang saat itu didampingi oleh Gubernur Jambi, Al Haris.
Untuk di ketahui, Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian (Mentan) Indonesia yang menjabat sejak 23 Oktober 2019 di kabinet Indonesia Maju, merupakan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan.
Pengusiran itu bermula saat Mentan hendak memasuki sebuah gudang komoditas pinang yang berada di Jalan Suak Kandis, Desa Pudak III, Kabupaten Muaro Jambi.
“Keluar dulu keluar dulu,” hardik salah seorang pria yang ikut mendampingi Mentan Syahrul yang diduga merupakan protokolnya.
Seperti yang terekam kamera vidio awak media, Mentan Syahrul Yasin Limpo pun turut melakukan aksi pengusiran itu.
Atas kejadian itu, sejumlah wartawan di lokasi mengaku kecewa atas sikap Mentan Syahrul yang dinilai tidak menunjukkan sikap menghargai terhadap wartawan.
“Alasannya apa kok para wartawan di usir? ini menunjukkan sikap tidak menghargai kawan-kawan yang berprofesi sebagai jurnalis,” tukas Mex Jhon salah satu wartawan.
Begitupun, salah satu wartawan lainnya mengatakan, sebelum kedatangan Mentan Syahrul, pihak protokol sudah mengarahkan posisi para jurnalis berada dikiri gudang.
Namun, entah mengapa Mentan Syahrul saat hendak memasuki gudang pinang tersebut tiba-tiba mengusir wartawan yang sejak tadi telah siap mengabadikannya.
“Tadinya kita sudah siap-siap mengambil moment atas kedatangan menteri, tapi tiba-tiba diusir,” ujarnya.
Perlu di ketahui, wartawan Cakrawala Indo News pun berada di lokasi dan juga di usir oleh sang Menteri Pertanian.

