JAKARTA — Ketua Perkumpulan Tim Relawan Aspirasi Rakyat Indonesia (PTRARI) PROF.DR.HI.BI.Sumunar SH mengimbau masyarakatu Indonesia lebih dewasa dalam berpolitik juga menilai kebijakan para pemangku jabatan.
” Masyarakat Indonesia diharapkan dapat bersikap dewasa dalam menilai suatu peristiwa politik yang terjadi saat ini juga yang telah menjadi bagian dari sejarah ,” kata Sumunar dalam keterangan tertulis pada, Jumat (19)10/2021).
Pendiri partai Gerakan Pemberantasan Korupsi (2002) itu mengatakan, Bahwa Pernyataan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri soal keinginannya yang menjadi usulan untuk membangun patung Presiden pertama RI Ir.Soekarno di seluruh daerah di indonesia, di situasi hutang negara sedang menumpuk dibtambah keadaan dalam situasi pandemi yang kini berakibat pada keadaan ekonomi rakyat kesusahan, Adalah tidak tepat dan di nilai pemborosan unfaedah.
“pendirian Monumen pemborosan, banyak tokoh yang lebih berjasa di republik ini ” tegasnya.
Patung tak begitu penting saat ini bagi rakyat Indonesia. Menurutnya, masih banyak yang harus dipikirkan ketimbang memaksakan kepentingan pribadi juga kelompok.
Ia menambahkan, Bahwa pejuang kemerdekaan RI bukan hanya Bung Karno saja yamg berjasa, masih banyak tokoh-tokoh pejuang lain yang lebih berjasa tanpa catatan kelam.
Menurutnya, Sebagai rakyat Indonesia yang berhaluan Demokrasi tiap-tiap warga negara berhak mengemukakan pendapat.
“Kami menggunakan hak kami sebagai Rakyat Indonesia untuk mengajukan interpelasi terhadap kebijakan yang tidak pro le Rakyat ,” pungkasnya.

