JAKARTA — Haadir secara virtual dalam acara memperingati hari lahir ke-8 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Wakil Presiden, Ma’ruf Amin dalam sambutannya, Menyinggung masalah penerapan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Menurut dia, COVID-19 bukan hanya soal masalah kesehatan, melainkan juga masalah keagamaan. Salah satunya diatur untuk memberikan perlindungan bagi sesama manusia.
“COVID-19 bukan hanya masalah kesehatan tapi juga masalah keagamaan, penanggulanganan COVID-19 termasuk melakukan vaksinasi dan pengobatan terkait dengan upaya menjaga jiwa,” kata Ma’ruf Amin, Sabtu (28/8).
“Dengan demikian penanganan COVID-19 adalah merupakan masalah agama yang seusai syariat untuk memberikan perlindungan penjagaan bagi seseorang,” sambungnya.
Selain itu, Ma’ruf juga meminta mahasiwa dan Dosen UNUSA agar terus berinovasi melakukan penelitian di bidang kesehatan menuju kemandirian riset dan produksi vaksin dalam negeri.
“Oleh karena itu saya meminta UNUSA sebagai perguruan tinggi yang merupakan lembaga riset dan inovasi untuk dapat terus berinovasi dan melakukan penelitian di bidang kesehatan yang dilaksanakan melalui kemitraan dan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, yang difasilitasi pemerintah hingga dapat membangun komitmen menuju kemandirian riset dan produksi vaksin dalam negeri untuk mempercepat penanganan pandemi COVID-19 di tanah air,” kata dia.

