Masyarakat Garut Mulai Bergejolak Protes PPKM Darurat, Minta Ada Solusi Kesulitan Ekonomi

GARUT – Sejumlah warga melakukan aksi demonstrasi di kawasan Pendopo Kabupaten Garut pada, Jumat (16/7/2021).

Sebagai mana di kutip dari unggahan akun @mylovelyb33, Terlihat dalam unjuk rasa itu peserta aksi masa yang terdiri dari para pedagang menuntut agar diberikan solusi atas pembatasan selama PPKM Darurat yang membuat mereka serba kesulitan.
Unjuk rasa yang dihadiri puluhan orang tersebut berpusat di gerbang Pendopo sebelah barat.

Puluhan massa memaksa masuk namun petugas penjagaan hanya mengizinkan 10 orang perwakilan untuk masuk dan menyampaikan aspirasinya.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat sudah menyiapkan antisipasi terkait adanya rencana aksi unjuk rasa penolakan jika PPKM darurat diperpanjang.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah poster ajakan turun ke jalan untuk melakukan aksi menolak PPKM darurat diperpanjang tersebar di media sosial.

Dari poster tersebut, ada tiga daerah yang akan melakukan aksi unjuk rasa seperti di Kota Bandung, Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Chaniago mengatakan, pihaknya bakal melakukan pengamanan jika aksi unjuk rasa itu benar terjadi.

“Tentunya iya, nanti dari hasil intelejen kita melihat bagaimana situasinya, kita sudah terbiasa seperti itu dan Insya Allah masyarakat Jawa Barat sudah paham dengan kebijakan pemerintah,” ujar Erdi, saat ditemui di gerbang tol Paster pada, Kamis (15/7/2021).

Erdi mengatakan, saat ini sudah banyak masyarakat yang paham dengan kebijakan Pemerintah terkait penerapan PPKM darurat.

Sehingga, diharapkan tidak terpengaruh dengan ajakan turun ke jalan yang tersebar di media sosial.

“Pemerintah ini sudah istilahnya membuat kebijakan untuk kebaikan masyarakat juga. Jadi, ini bukan untuk memperpanjang atau mempersulit masyarakat beraktivitas,” katanya.

“Jadi, tidak mungkin untuk demo dan sebagainya karena bagaimanapun juga pemerintah sudah memberikan yang terbaik untuk memutus mata rantai Covid-19 di Indonesia,” tambahnya.

Erdi pun mengimbau masyarakat agar tetap berada di rumah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Jadi tidak usah ada demo dan sebagainya, kita di rumah saja kalau tidak penting, dengan sendirinya kita itu memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya.(Red)

Tinggalkan komentar