TANGERANG — Baru saja selesai diperbaiki oleh pemerintah daerah setempat, Akses jalan di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, amblas.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Slamet Budi Mulyanto mengatakan, jalan yang di perbaiki oleh pihaknya memang bersifat sementara. Ia mengaku pihaknya tidak dapat membuat penanganan dengan permanen, mengingat itu adalah wewenang dari Balai Besar Sungai Cisadane.
“Memang waktu pertama terjadinya longsor kita sudah koordinasikan dengan pihak balai,” jelasnya pada, Rabu (7/7/2021).
Menurutnya, pada saat itu anggaran dari Balai Besar Sungai Cisadane dialokasikan terlebih dahulu untuk penanganan Covid-19.
“Karenanya, kami diberikan wewenang untuk memperbaiki mengingat jalan tersebut adalah akses utama masyarakat Desa Tanjung Burung,” terangnya.
Lebih lanjut Slamet mengungkapkan, Penyebab terjadinya longsor karena tergerusnya badan jalan dengan air, di tambah lokasi yang berbelok. Sehingga air yang menghantam jalan cukup kencang ditambah debit air yang cukup tinggi.
“Kondisinya itu berbelok, jadi air yang menghantam itu pasti kencang. Apalagi jika debit air sedang tinggi pasti akan terkikis,” jelasnya.
Saat ini pihaknya tetap berupaya untuk segara memperbaikinya kembali dan hari ini akan meninjau lokasi terjadinya jalan amblas tersebut.
“Kita akan segera perbaiki nanti. Saya juga akan datang ke lokasi. Untuk sementara masyarakat dapat menggunakan jalan alternatif yang letaknya di samping jalan longsor tersebut, selama proses perbaikan,” pungkasnya.
Sementara menurut salah satu warga setempat mengatakan, Sebelum ambles, dirinya mendengar suara gemuruh. Untungnya, saat itu kondisi jalan sedang sepi sehingga tidak ada korban jiwa.(Red)

